Komisi l DPR: Transformasi Digital Terkendala SDM dan Infrastruktur

Kamis, 25 Januari 2024 - 15:13 WIB
Saat ini pemerintah tengah membangun 83.000 BTS, dengan kualitas broadband yang mumpuni. Untuk wilayah perkotaan infrastruktur sudah mumpuni, namun di wilayah pinggiran infrastruktur belum optimal. "Efek transformasi menyebabkan perubahan paradigma dalam segala aspek kehidupan, termasuk ekonomi. Pada 2022, ekonomi digital mencapai USD77 miliar atau meningkat 22% dari 2021," katanya.

Baca juga: Reformasi Birokrasi dan Transformasi Digital dalam Visi Ganjar Pranowo-Mahfud MD

Subarna menyebut, Indonesia merupakan salah satu pemain utama ekonomi digital yang menguasai hampir 40% pasar digital ASEAN.

“Risiko dan tantangan juga mengintai saat digital digunakan secara luas seperti, kesenjangan, disrupsi, teknologi, isu data dan keamanan, isu kedaulatan digital. Karena itu, perlu dilakukan langkah mitigasi yang efektif dan menyeluruh,” ungkapnya.

Meski pemerintah terus menggencarkan transformasi digital, namun literasi digital belum merata terutama dalam industri UMKM baik pelaku bisnis maupun customer. Sebagai pasar terbesar dalam industri digital, Indonesia masih kalah dari Singapura dan Vietnam.

Founder Bebek Is Back Achmad Budiman Sudarsono menambahkan, apa yang terjadi pada pedagang Tanah Abang yang menolak Tiktok merupakan salah satu contoh yang menandakan transformasi digital belum sampai pada sasaran. Padahal jika dimanfaatkan dengan benar dapat menjadi peluang bisnis yang menguntungkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!