Hadir di Stadion GBK, Yenny Wahid Disambut Antusias Jemaah Harlah Ke-78 Muslimat NU

Sabtu, 20 Januari 2024 - 17:30 WIB
Menurut Yenny, sebagai organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam terbesar di Indonesia, NU memiliki komitmen untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. NU tidak akan mengerahkan struktur dan mendukung pasangan calon apa pun dalam Pilpres 2024.

“Ya, NU sebagai organisasi memang netral. NU bersikap netral dalam politik praktis,” kata Yenny.

Dia juga telah cuti dari tugasnya sebagai fungsionaris PBNU untuk menjalankan perannya selaku Dewan Penasihat TPN Ganjar-Mahfud. Langkah itu ditempuh untuk menjaga marwah NU sekaligus menghormati khittah organisasi.

Meski bersikap netral, Yenny mengatakan, NU akan berdiri tegak di belakang semua pasangan calon Presiden-Wakil Presiden. NU juga akan mengingatkan pemimpin negeri ini, siapa pun pemimpinnya agar selalu berjuang untuk kepentingan masyarakat.

“Pesan kita, NU mempunyai komitmen menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Warga NU siap menjaga kerukunan di tengah masyarakat untuk selalu melakukan upaya-upaya menyebarkan kebaikan dan selalu mendoakan bangsa dan negara,” ungkapnya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!