Polemik Surat Suara Pemilu 2024 di Taiwan, Ganjar Minta DPR Panggil KPU
Minggu, 31 Desember 2023 - 04:03 WIB
Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo meminta kepada Komisi II DPR segera memanggil KPU terkait beredarnya surat suara di Taiwan. Foto/MPI
JAKARTA - Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo meminta kepada Komisi II DPR untuk segera memanggil pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU). Pemanggilan tersebut terkait dengan surat suara Pemilu 2024 yang telah dikirim terlebih dahulu ke Taiwan.
"KPU menyatakan ribuan surat suara dikirim lebih awal di Taiwan. Saya langsung bilang, Komisi II panggil KPU segera klarifikasi," kata Ganjar di Djakarta Theater, Jakarta, Sabtu (30/12/2023) malam.
Ganjar meminta KPU sebagai penyelenggara mengklarifikasi langsung dan mempertanggungjawabkan apa yang sudah terjadi.
Baca juga: Jelang Pilpres 2024, Ganjar: Gaspol Gerakan Terstruktur hingga Masif seperti Putusan MK
"KPU nyatakan surat suara di Taipei tidak sah. Kenapa bisa lolos? profesionalisme mesti dipertanggungjawabkan. Karena kita punya PDIP yang ada di parlemen, kita punya PPP di parlemen untuk bisa bertanya itu meminta pertanggungjawaban," ujarnya.
Ganjar menyebut pihaknya sudah menyiapkan Tim IT untuk memantau Pemilu 2024, termasuk mencegah terjadinya kecurangan. Dia mewanti-wanti agar pihak lain tidak berbuat curang demi mencapai sebuah kemenangan.
"KPU menyatakan ribuan surat suara dikirim lebih awal di Taiwan. Saya langsung bilang, Komisi II panggil KPU segera klarifikasi," kata Ganjar di Djakarta Theater, Jakarta, Sabtu (30/12/2023) malam.
Ganjar meminta KPU sebagai penyelenggara mengklarifikasi langsung dan mempertanggungjawabkan apa yang sudah terjadi.
Baca juga: Jelang Pilpres 2024, Ganjar: Gaspol Gerakan Terstruktur hingga Masif seperti Putusan MK
"KPU nyatakan surat suara di Taipei tidak sah. Kenapa bisa lolos? profesionalisme mesti dipertanggungjawabkan. Karena kita punya PDIP yang ada di parlemen, kita punya PPP di parlemen untuk bisa bertanya itu meminta pertanggungjawaban," ujarnya.
Ganjar menyebut pihaknya sudah menyiapkan Tim IT untuk memantau Pemilu 2024, termasuk mencegah terjadinya kecurangan. Dia mewanti-wanti agar pihak lain tidak berbuat curang demi mencapai sebuah kemenangan.
Lihat Juga :