Ganjar-Mahfud Usung Program Satu Desa Satu Faskes, Jawaban atas Kebutuhan Dasar Masyarakat
Jum'at, 22 Desember 2023 - 13:01 WIB
Dalam menjalankan program ini, Ganjar-Mahfud sejalan dengan program Jokowi sebelumnya. Kesehatan merupakan salah satu isu Nawacita Jokowi yang berfondasi melalui Program Indonesia Sehat. Jokowi menargetkan puskesmas dengan tenaga kesehatan sesuai standar 83% di 2024 dan mengalokasikan dana untuk kesehatan desa melalui program Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD).
Baca Juga: Pegiat HAM Nilai Program Satu Desa Satu Faskes Ganjar-Mahfud Sangat Fundamental
Sementara lewat Program Sat Set Ganjar-Mahfud, Ganjar-Mahfud gaspol berkomitmen untuk menciptakan program 1 Desa, 1 Faskes, 1 Nakes untuk memperkuat akses kesehatan terutama di desa. Selanjutnya, mencapai rasio dokter dan nakes ideal dengan kualitas pelayanan tinggi, memastikan akses puskesmas/pustu dengan masyarakat terutama di wilayah 3T dan perbatasan. Ganjar-mahfud juga memastikan anggaran kesehatan minimal 5% di luar gaji pegawai untuk memperbanyak program inovatif terutama infrastruktur dan program promotif-preventif.
Program Ganjar-Mahfud MD ini tentunya tidak muluk-muluk. Rekam jejak Ganjar saat menjadi Gubernur Jawa Tengah selama dua periode telah membuktikan komitmennya menyediakan layanan kesehatan bagi masyarakat.
Ganjar menyalurkan bantuan keuangan puskesmas sebesar Rp161.078.692.803, pada tahun 2013-2020 di Provinsi Jawa Tengah. Di masa kepemimpinannya, Ganjar juga membangun puskesmas hingga pelosok dengan rincian, pembangunan baru 47 puskesmas; pembangunan baru 11 puskesmas pembantu; pembangunan IPAL di 88 puskesmas, dan pengadaan insinerator dan alat kesehatan di 11 puskesmas.
Baca Juga: Pegiat HAM Nilai Program Satu Desa Satu Faskes Ganjar-Mahfud Sangat Fundamental
Sementara lewat Program Sat Set Ganjar-Mahfud, Ganjar-Mahfud gaspol berkomitmen untuk menciptakan program 1 Desa, 1 Faskes, 1 Nakes untuk memperkuat akses kesehatan terutama di desa. Selanjutnya, mencapai rasio dokter dan nakes ideal dengan kualitas pelayanan tinggi, memastikan akses puskesmas/pustu dengan masyarakat terutama di wilayah 3T dan perbatasan. Ganjar-mahfud juga memastikan anggaran kesehatan minimal 5% di luar gaji pegawai untuk memperbanyak program inovatif terutama infrastruktur dan program promotif-preventif.
Rekam Jejak GanjarPranowo
Program Ganjar-Mahfud MD ini tentunya tidak muluk-muluk. Rekam jejak Ganjar saat menjadi Gubernur Jawa Tengah selama dua periode telah membuktikan komitmennya menyediakan layanan kesehatan bagi masyarakat.
Ganjar menyalurkan bantuan keuangan puskesmas sebesar Rp161.078.692.803, pada tahun 2013-2020 di Provinsi Jawa Tengah. Di masa kepemimpinannya, Ganjar juga membangun puskesmas hingga pelosok dengan rincian, pembangunan baru 47 puskesmas; pembangunan baru 11 puskesmas pembantu; pembangunan IPAL di 88 puskesmas, dan pengadaan insinerator dan alat kesehatan di 11 puskesmas.
Lihat Juga :