Pemimpin Harus Menjunjung Etika Bukan Halalkan Segala Cara
Selasa, 19 Desember 2023 - 16:41 WIB
"Maka tindakan-tindakan yang bertentangan dengan etis adalah ketika melegalkan segala cara untuk meraih kemenangan dengan menggunakan segala cara untuk merekayasa, sehingga ketidakjujuran, rekayasa mengenai kecurangan, rekayasa mengenai penggunaan fasilitas negara itu kan sebenarnya pemimpin yang tidak etis," kata Romo Benny.
Padahal Pancasila sebagai dasar negara, berbicara tentang nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, kerakyatan, kesatuan, dan keadilan.
"Nilai itu harus menjadi kepatuhan setiap orang yang akan menjadi seorang pemimpin. Maka etika itu kan bisa membedakan mana yang baik dan buruk, etika itu menyangkut apa yang pantas dan tidak pantas, apa yang layak dan tidak layak," ujarnya.
Hal senada juga disampaikan putri Presiden Abdurrahman Wahid, Inayah Wahid dalam acara Haul ke-14 Gus Dur bertema Meneladani Budaya Etika Demokrasi Gus Dur, Sabtu (17/12/2023) malam.
"Yang paling penting diteladani dari demokrasi ala Gus Dur adalah tentang budaya etika yang beliau pegang teguh, dijalankan dan diperjuangkan," kata Inayah Wahid.
Menurutnya, Gus Dur tidak menganggap demokrasi dan pemilu sebagai prosedur dan angka-angka elektoral, tetapi memiliki kandungan mandat nilai perjuangan harkat martabat manusia dan kesejahteraan. "Demokrasi di sisi Gus Dur, juga tak bisa dipisahkan dari budaya anti kekerasan dan ketaatan pada konstitusi," katanya.
Padahal Pancasila sebagai dasar negara, berbicara tentang nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, kerakyatan, kesatuan, dan keadilan.
"Nilai itu harus menjadi kepatuhan setiap orang yang akan menjadi seorang pemimpin. Maka etika itu kan bisa membedakan mana yang baik dan buruk, etika itu menyangkut apa yang pantas dan tidak pantas, apa yang layak dan tidak layak," ujarnya.
Hal senada juga disampaikan putri Presiden Abdurrahman Wahid, Inayah Wahid dalam acara Haul ke-14 Gus Dur bertema Meneladani Budaya Etika Demokrasi Gus Dur, Sabtu (17/12/2023) malam.
"Yang paling penting diteladani dari demokrasi ala Gus Dur adalah tentang budaya etika yang beliau pegang teguh, dijalankan dan diperjuangkan," kata Inayah Wahid.
Menurutnya, Gus Dur tidak menganggap demokrasi dan pemilu sebagai prosedur dan angka-angka elektoral, tetapi memiliki kandungan mandat nilai perjuangan harkat martabat manusia dan kesejahteraan. "Demokrasi di sisi Gus Dur, juga tak bisa dipisahkan dari budaya anti kekerasan dan ketaatan pada konstitusi," katanya.
Lihat Juga :