Setara Institute Ingatkan Ada Celah di UU Pemilu yang Dimanfaatkan Orang Pintar

Sabtu, 25 November 2023 - 18:39 WIB
"Inilah lubang-lubang dalam perundangan kita yang selalu dimanfaatkan oleh pihak yang pintar, termasuk seperti yang terjadi di MK (Mahkamah Konstitusi)," kata Coki. Padahal fakta di lapangan, ditemukan sejumlah atribut dengan nomor pasangan Prabowo-Gibran.

Menurut Coki, undang-undang yang ada sekarang dibuat oleh orang pintar, baik di eksekutif maupun legislatif. Sebab, mereka tahu aturan itu akan berlaku pada mereka ketika berkompetisi untuk mendapatkan kekuasaan. Sementara partisipasi publik, entah akademisi maupun kelompok sipil diminimalisir.

Dengan tingginya tingkat kepentingan oligarki pada Pemilu 2024, Coki meyakini pekerjaan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) akan semakin berat. Sebab, masing-masing pihak yang berkompetisi akan memanfaatkan celah di dalam aturan.

"Ketegasan Bawaslu dengan memberikan penafsiran dan pemaparan apa yang menjadi rule of the game menjadI penting, karena kalau tidak potensi kecurangan apalagi yang melibatkan institusi pemerintahan menjadi terbuka," katanya.

Sementara, Deputi Hukum Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud Todung Mulya Lubis memastikan pertemuan perangkat desa dengan Gibran Rakabuming Raka akan dilaporkan ke Bawaslu. Tujuannya, agar aksi terkait menjadi perhatian publik untuk menciptakan iklim demokrasi yang lebih baik.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!