Bawaslu Akui Partisipasi Pemilih Jadi Titik Rawan Pilkada di Tengah Pandemi

Jum'at, 07 Agustus 2020 - 07:32 WIB
Oleh Karena itu, kata Dewi, sebagai langkah strategis menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi pihaknya sudah melakukan berbagai program seperti SKPP untuk melahirkan kader-kader pengawas partisipatif.

Menurut dia, lembaganya juga mengembangkan model pengawasan berbasis IT, seperti Go Waslu sebagai media pelaporan secara online untuk memudahkan masyarakat menyampaikan laporan secara aman tanpa harus ada pertemuan fisik.

Selain itu, lanjut Dewi, ada saat pemungutan dan penghitungan suara pihaknya juga akan menerapkan model pengawasan Siwaslu atau sistem pengawasan pemilu. Namun begitu, Dewi merasa semua pihak harus optimistis bahwa partisipasi pemilih di Pilkada nanti bisa tetap terjaga sesuai target partisipasi dari KPU. (Baca juga: Kejar-kejaran Warnai Penangkapan Pencuri Mobil Bank BRI)

"Tetapi tidak cukup hanya itu, harus didukung dengan persiapan-persiapan yang matang. Terutama keseriusan dalam melakukan sosialisasi, penyiapan teknis pelaksanaan pungut hitung yang aman bagi pemilih. Dan semuanya sangat tergantung dengan ketersediaaan anggaran," pungkas dia.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!