Orasi Ilmiah di Universitas Pancasila, Mahfud MD Tegaskan Pentingnya Menjaga Hukum

Jum'at, 10 November 2023 - 00:04 WIB
"Saat berkali-kali dia jadi presiden, akhirnya ingin mengubah konstitusi, ya begitu lagi agar dia bisa berkuasa selamanya," jelas Mahfud.

Adapun presiden yang dimaksud adalah Presiden Zimbabwe Robert Mugabe. Mahfud menjelaskan Presiden Mugabe kerap menggelar pemilu untuk pemilihan presiden, namun kotak suara pemilihan tak dihitung depan publik tetapi di Istana.

"Tetap gelar pemilu, kotak suaranya dibawa ke Istana usai pemilihan. Tak beberapa lama, Mugabe mengumumkan dia menang pemilu dengan suara 92 persen," jelasnya.

Mahfud mengatakan tak ada penghitungan di depan umum, tak ada berita acara apa pun selama Mugabe menggelar pemilu yang selalu dimenangkannya, hingga Zimbabwe terpuruk.

"Kini Zimbabwe bangkrut, jatuh dalam kemiskinan," tutupnya.

Baca juga: TPN Ganjar-Mahfud Dirikan Posko Pengaduan Hukum Intimidasi Aparat

Sebagai profesor hukum dan juga sosok senior dalam dunia hukum Indonesia, Mahfud MD konsisten dalam menjunjunh tinggi terwujudnya hukum yang tegas, adil, dan baik di Indonesia.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!