KPK Tahan Dua Tersangka Baru Kasus Gratifikasi di Ditjen Pajak
Kamis, 09 November 2023 - 20:18 WIB
"KPK kemudian melakukan pengembangan penyidikan dan mengumpulkan berbagai alat bukti dengan menetapkan dan mengumumkan tersangka Yulmanizar (YMR) dan Febrian (FB) selaku anggota tim pemeriksa pajak pada DJP," kata Alex saat konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Kamis (9/11/2023).
Setelah ditampilkan kepada publik sebagai tersangka, lembaga antirasuah selanjutnya langsung melakukan penahanan terhadap keduanya. Penahan dimaksudkan dalam kebutuhan proses penyidikan. "Tim penyidik menahan tersangka YMR dan FB untuk masing-masing selama 20 hari pertama, terhitung mulai tanggal 9 November 2023 sampai dengan 28 November 2023 di Rutan KPK," ujar Alex.
Baca juga: Begini Cara Rafael Alun Trisambodo Samarkan Uang Rp5,2 Miliar
Sekadar informasi, dalam perkara ini KPK sebelumnya telah menetapkan delapan tersangka, Direktur Pemeriksaan dan Penagihan pada Ditjen Pajak, Angin Prayitno Ajidan mantan Kepala Sub Kerja Sama dan Dukungan Pemeriksaan Ditjen Pajak, Dadan Ramdani (DR).
Kemudian, tiga konsultan pajak Ryan Ahmad Ronas (RAR); Aulia Imran Maghribi (AIM); dan Agus Susetyo (AS); serta seorang kuasa wajib pajak, Veronika Lindawati (VL).
Setelah ditampilkan kepada publik sebagai tersangka, lembaga antirasuah selanjutnya langsung melakukan penahanan terhadap keduanya. Penahan dimaksudkan dalam kebutuhan proses penyidikan. "Tim penyidik menahan tersangka YMR dan FB untuk masing-masing selama 20 hari pertama, terhitung mulai tanggal 9 November 2023 sampai dengan 28 November 2023 di Rutan KPK," ujar Alex.
Baca juga: Begini Cara Rafael Alun Trisambodo Samarkan Uang Rp5,2 Miliar
Sekadar informasi, dalam perkara ini KPK sebelumnya telah menetapkan delapan tersangka, Direktur Pemeriksaan dan Penagihan pada Ditjen Pajak, Angin Prayitno Ajidan mantan Kepala Sub Kerja Sama dan Dukungan Pemeriksaan Ditjen Pajak, Dadan Ramdani (DR).
Kemudian, tiga konsultan pajak Ryan Ahmad Ronas (RAR); Aulia Imran Maghribi (AIM); dan Agus Susetyo (AS); serta seorang kuasa wajib pajak, Veronika Lindawati (VL).
Lihat Juga :