Hakim Konstitusi Enny Nurbaningsih Khawatir MK Tak Lagi Dipercaya Publik

Senin, 23 Oktober 2023 - 17:26 WIB
Nantinya, kata Enny, MK juga akan menangani permasalahan perselisihan hasil pemilihan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres). Enny pun khawatir apabila MK sudah tidak dipercaya oleh publik.

"Termasuk juga berkaitan dengan perselisihan hasil pemilihan presiden. Lalu kalau tidak ada kepercayaan publik, itu menjadi sesuatu yang tidak kita harapkan bersama," katanya.

Lanjut Enny, dia berharap Jimly Asshiddiqie cs bisa mewakili MK menyelesaikan masalah laporan tersebut. "Kita serahkan semua ke mereka tanpa ada ada intervensi ke mereka sebagaimana saya juga dulu bagian dari MKMK, saya merasa bekerja tanpa intervensi selama saya di MKMK," sambugnya.

Enny pun mengungkapkan saat ini terdapat tujuh laporan terkait pelanggan kode etik dan pedoman perilaku hakim yang sudah diterima di MK. Laporan itu berkaitan dengan sidang putusan soal batas usia capres dan cawapres yang dibacakan pada Senin (16/10/2023).

Di antaranya, ada yang meminta agar Ketua MK Anwar Usman mengundurkan diri dari jabatannya. Kemudian, ada yang melaporkan Hakim Konstitusi Saldi Isra karena dessenting opinion pada sidang putusan batas usia capres-cawapres 40 tahun atau memiliki pengalaman sebagai kepala daerah.

Diketahui, sejumlah pihak melaporkan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) ke Dewan Etik Konstitusi terkait dengan putusan soal batas usia capres dan cawapres yang dibacakan pada Senin (16/10/2023).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!