Kurasi Ajang Prestasi: Prinsip Keadilan dan Keberpihakan
Senin, 02 Oktober 2023 - 13:08 WIB
Target Talenta
Indeks Persaingan Talenta Global (Global Talent Competitiveness Index) tahun 2022 menunjukkan Indonesia berada pada peringkat 86 dari 136 negara. Capaian ini turun 6 peringkat dibandingkan pada tahun 2021. Teridentifikasi baru sebanyak 217 ribu talenta yang dimiliki apabila tergantung kepada hasil ajang atau lomba prestasi yang diselenggarakan kementerian yang mengurusi pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi.
Hasil ajang atau lomba tersebut baru mencapai 0,42 persen dari total jumlah peserta didik yaitu 52 juta orang. Target minimal yang seyogianya dicapai adalah sebesar 1 persen dari jumlah peserta didik yang setara dengan 500 ribu peserta didik. Data ini menunjukkan tantangan yang cukup besar serta strategi yang harus dilakukan untuk pencapaian target tersebut.
Dengan fakta dan bukti angka di atas maka kelihatannya menjadi tidak mudah untuk mencapai harapan yang disampaikan Presiden Jokowi pada pidato terpilih di Sentul, Bogor 2019. Dalam bagian pidato tersebut terkait Manajemen Talenta Nasional (MTN), disampaikan beliau bahwa Pemerintah akan melakukan identifikasi, fasilitasi serta mendukung pendidikan dan pengembangan diri bagi talenta-talenta Indonesia. Juga, akan mengelola talenta-talenta yang hebat, yang bisa membawa negara ini bersaing global.
Kurasi Ajang Prestasi
Salah satu strategi untuk menyegerakan mencapai target yang telah ditetapkan, adalah dengan memberikan pengakuan terhadap ajang atau lomba prestasi yang telah diinisiasi berbagai lembaga penyelenggara. Lembaga tersebut dapat berasal dari komunitas, satuan pendidikan atau juga dinas-dinas yang ada pada tingkat provinsi, kabupaten dan kota. Yang perlu diingat adalah bahwa penyelenggaraan ajang dan lomba prestasi sesungguhnya bukan menjadi monopoli pihak kementerian tertentu.
Indeks Persaingan Talenta Global (Global Talent Competitiveness Index) tahun 2022 menunjukkan Indonesia berada pada peringkat 86 dari 136 negara. Capaian ini turun 6 peringkat dibandingkan pada tahun 2021. Teridentifikasi baru sebanyak 217 ribu talenta yang dimiliki apabila tergantung kepada hasil ajang atau lomba prestasi yang diselenggarakan kementerian yang mengurusi pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi.
Hasil ajang atau lomba tersebut baru mencapai 0,42 persen dari total jumlah peserta didik yaitu 52 juta orang. Target minimal yang seyogianya dicapai adalah sebesar 1 persen dari jumlah peserta didik yang setara dengan 500 ribu peserta didik. Data ini menunjukkan tantangan yang cukup besar serta strategi yang harus dilakukan untuk pencapaian target tersebut.
Dengan fakta dan bukti angka di atas maka kelihatannya menjadi tidak mudah untuk mencapai harapan yang disampaikan Presiden Jokowi pada pidato terpilih di Sentul, Bogor 2019. Dalam bagian pidato tersebut terkait Manajemen Talenta Nasional (MTN), disampaikan beliau bahwa Pemerintah akan melakukan identifikasi, fasilitasi serta mendukung pendidikan dan pengembangan diri bagi talenta-talenta Indonesia. Juga, akan mengelola talenta-talenta yang hebat, yang bisa membawa negara ini bersaing global.
Kurasi Ajang Prestasi
Salah satu strategi untuk menyegerakan mencapai target yang telah ditetapkan, adalah dengan memberikan pengakuan terhadap ajang atau lomba prestasi yang telah diinisiasi berbagai lembaga penyelenggara. Lembaga tersebut dapat berasal dari komunitas, satuan pendidikan atau juga dinas-dinas yang ada pada tingkat provinsi, kabupaten dan kota. Yang perlu diingat adalah bahwa penyelenggaraan ajang dan lomba prestasi sesungguhnya bukan menjadi monopoli pihak kementerian tertentu.
Lihat Juga :