Perjalanan Reorganisasi Kopassus di Antara Dua Jenderal TNI Ini
Minggu, 17 September 2023 - 08:51 WIB
Sedangkan untuk Komandan Kopassus menurut Luhut, cukup dijabat perwira bintang satu atau Brigjen, tetapu harus benar-benar seorang komandan yang profesional.
"Bukan komandan yang untuk berlari saja sudah susah payah," ujar Luhut.
Dari hasri perampingan Korps Baret Merah lewat seleksi ketat itu, dilakukan uji coba dalam operasi antigerilya di Timor Timor, sekarang menjadi negara Timor Leste.
Sesuai dengan perkiraan intelijen, ditetapkanlah titik-titik kedudukan musuh di atas peta. Langkah selanjutnya digerakkan lima tim Kopassus yang masing-masing berkekuatan lima orang dengan berbagai spesialisasi seperti penembak runduk, komunikasi, kesehatan, bela diri, dan lainnya.
Tim Kopassus digerakkan dalam waktu lima hari, 10 hari, sampai dua minggu untuk melakukan pengejaran. Ternyata kemana pun musuh lari, pasti terjadi konak senjata. Akhirnya perlawanan mereka berhasil digentikan.
Itulah antigerilya yang paling sukses di Timor Timur. Diterjunkannya Tim Kopassus di 'David-Alex-Area' Sektor Tengah sampai ke Timur dapat mencapat hasil baik. Jadi dapat dibuktikan bahwa dengan jumlah pasukan khusus yang telah diperkecil, kemampuan Kopassus sudah diuji dan dapat disejajarkan dengan SAS, SBS, US Army's Special Forces maupun US Navy Seal.
"Bukan komandan yang untuk berlari saja sudah susah payah," ujar Luhut.
Dari hasri perampingan Korps Baret Merah lewat seleksi ketat itu, dilakukan uji coba dalam operasi antigerilya di Timor Timor, sekarang menjadi negara Timor Leste.
Sesuai dengan perkiraan intelijen, ditetapkanlah titik-titik kedudukan musuh di atas peta. Langkah selanjutnya digerakkan lima tim Kopassus yang masing-masing berkekuatan lima orang dengan berbagai spesialisasi seperti penembak runduk, komunikasi, kesehatan, bela diri, dan lainnya.
Tim Kopassus digerakkan dalam waktu lima hari, 10 hari, sampai dua minggu untuk melakukan pengejaran. Ternyata kemana pun musuh lari, pasti terjadi konak senjata. Akhirnya perlawanan mereka berhasil digentikan.
Itulah antigerilya yang paling sukses di Timor Timur. Diterjunkannya Tim Kopassus di 'David-Alex-Area' Sektor Tengah sampai ke Timur dapat mencapat hasil baik. Jadi dapat dibuktikan bahwa dengan jumlah pasukan khusus yang telah diperkecil, kemampuan Kopassus sudah diuji dan dapat disejajarkan dengan SAS, SBS, US Army's Special Forces maupun US Navy Seal.
(maf)
Lihat Juga :