Partai Perindo: Indonesia Sebaiknya Benchmarking terhadap Berbagai Kejadian di Myanmar
Sabtu, 09 September 2023 - 10:27 WIB
Baca: Artis hingga Influencer Diduga Pasarkan Website Judi Online, Partai Perindo: Bahayakan Masyarakat
Pengiriman pasukan hanya bisa dilakukan jika ada laporan dari badan-badan khusus PBB yang memastikan ada pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di sana.
Khusus untuk kasus Rohingya, harus ada rekomendasi dari badan PBB, seperti Komite Palang Merah Internasional (ICRC) dan Badan PBB untuk Urusan Pengungsi (UNHCR), apakah memang ada pelanggaran HAM.
"Jadi, tidak bisa negara lain menyatakan serta merta ada pelanggaran HAM, sementara tidak ada pernyataan dari PBB," ujarnya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan ASEAN tidak akan tersandera oleh isu konflik yang sedang berlangsung di Myanmar. ASEAN akan terus berupaya mewujudkan stabilitas dan perdamaian di kawasan.
Hal tersebut disampaikan Jokowi menanggapi adanya pandangan yang mempertanyakan efektivitas ASEAN karena tidak adanya kemajuan terhadap progres perdamaian di Myanmar.
Pengiriman pasukan hanya bisa dilakukan jika ada laporan dari badan-badan khusus PBB yang memastikan ada pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di sana.
Khusus untuk kasus Rohingya, harus ada rekomendasi dari badan PBB, seperti Komite Palang Merah Internasional (ICRC) dan Badan PBB untuk Urusan Pengungsi (UNHCR), apakah memang ada pelanggaran HAM.
"Jadi, tidak bisa negara lain menyatakan serta merta ada pelanggaran HAM, sementara tidak ada pernyataan dari PBB," ujarnya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan ASEAN tidak akan tersandera oleh isu konflik yang sedang berlangsung di Myanmar. ASEAN akan terus berupaya mewujudkan stabilitas dan perdamaian di kawasan.
Hal tersebut disampaikan Jokowi menanggapi adanya pandangan yang mempertanyakan efektivitas ASEAN karena tidak adanya kemajuan terhadap progres perdamaian di Myanmar.
Lihat Juga :