KPK Duga Manipulasi Data Penerima Bansos Beras di Bangka Belitung dan Jakarta

Senin, 28 Agustus 2023 - 12:58 WIB
Sejumlah tersangka kasus dugaan korupsi penyaluran bansos beras untuk KPM Program Keluarga Harapan (PKH) 2020-2021 di Kemensos berjalan menuju ruangan konferensi pers KPK, Rabu (23/8/2023). Foto: MPI/Arie Dwi Satrio
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengendus dugaan manipulasi data penerima bantuan sosial (bansos) di Bangka Belitung dan Jakarta. Diduga ada pihak yang sengaja memanipulasi data penerima bansos beras.

Dugaan itu didalami tim penyidik KPK lewat dua saksi pada Jumat 25 Agustus 2023. Dua saksi yakni mantan Kepala Divisi Regional (Kadivre) Bangka Belitung PT Bhanda Ghara Reksa (BGR) Rifki Steovani dan mantan Kadivre DKI Jakarta Sigit Prabandaru.



Baca juga: Mantan Dirut BGR Buka Suara Kasus Dugaan Korupsi Bansos Beras

"Kedua saksi hadir dan didalami pengetahuannya terkait distribusi beras di Bangka Belitung dan DKI Jakarta disertai dugaan pendataan penerima beras yang dimanipulasi," ujar Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri, Senin (28/8/2023).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!