Pentingnya Restorasi Gambut sebagai Mitigasi Perubahan Iklim
Minggu, 06 Agustus 2023 - 08:13 WIB
Melalui kesepakatan kerja sama selama tiga tahun ini, YKAN dan BRIN akan melakukan kegiatan riset bersama untuk mendukung upaya Pemerintah Indonesia mencapai target penurunan emisi, sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat melalui program restorasi ekosistem gambut di Kalimantan Barat.
"BRIN sebagai lembaga riset pemerintah memiliki peran penting dalam menyediakan data dan informasi yang akurat, komprehensif, dan terkini mengenai potensi mitigasi dari restorasi gambut berdasarkan hasil kajian ilmiah," kata Kepala Pree BRIN Anang Setiawan Achmadi, Minggu (6/8/2023).
Kata Anang, tidak hanya untuk menghasilkan ilmu pengetahuan, riset-riset yang ada di BRIN juga diarahkan untuk bermanfaat bagi masyarakat. Kolaborasi riset untuk restorasi gambut di Kalimantan Barat ini merupakan salah satu bentuk riset aksi.
"Untuk menjawab berbagai persoalan yang sering terjadi dalam restorasi gambut secara komprehensif, dengan mempertimbangkan aspek ilmiah, teknis, biofisik hingga sosial ekonomi masyarakat," terang Anang Setiawan.
Sementara Direktur Eksekutif YKAN Herlina Hartanto mengatakan, dengan tutupan lahan gambut seluas 1,6 juta hektare dan potensi mitigasi yang dimiliki, Kalimantan Barat adalah salah satu provinsi prioritas untuk penerapan solusi iklim alami.
"BRIN sebagai lembaga riset pemerintah memiliki peran penting dalam menyediakan data dan informasi yang akurat, komprehensif, dan terkini mengenai potensi mitigasi dari restorasi gambut berdasarkan hasil kajian ilmiah," kata Kepala Pree BRIN Anang Setiawan Achmadi, Minggu (6/8/2023).
Kata Anang, tidak hanya untuk menghasilkan ilmu pengetahuan, riset-riset yang ada di BRIN juga diarahkan untuk bermanfaat bagi masyarakat. Kolaborasi riset untuk restorasi gambut di Kalimantan Barat ini merupakan salah satu bentuk riset aksi.
"Untuk menjawab berbagai persoalan yang sering terjadi dalam restorasi gambut secara komprehensif, dengan mempertimbangkan aspek ilmiah, teknis, biofisik hingga sosial ekonomi masyarakat," terang Anang Setiawan.
Sementara Direktur Eksekutif YKAN Herlina Hartanto mengatakan, dengan tutupan lahan gambut seluas 1,6 juta hektare dan potensi mitigasi yang dimiliki, Kalimantan Barat adalah salah satu provinsi prioritas untuk penerapan solusi iklim alami.
Lihat Juga :