Pengendalian Kebakaran Gambut, Wamenhut Dorong Penguatan SDM dan Kolaborasi ASEAN

Rabu, 15 April 2026 - 15:46 WIB
loading...
Pengendalian Kebakaran...
Kegiatan 2nd Training of Trainers for Forest Fire Suppression in Peatland yang diselenggarakan di Bogor dan Sumatera Selatan pada 13–24 April 2026. Acara ini melibatkan peserta dari Indonesia, Malaysia, Filipina, Timor Leste, dan Kamboja. Foto/Dok. SindoN
A A A
BOGOR - Penguatan sumber daya manusia (SDM) yang terlatih menjadi kunci utama dalam pengendalian kebakaran hutan , khususnya di kawasan gambut yang memiliki karakteristik kompleks dan berisiko tinggi. Hal tersebut disampaikan Wamenhut Rohmat Marzuki saat membuka kegiatan 2nd Training of Trainers for Forest Fire Suppression in Peatland yang diselenggarakan di Bogor dan Sumatera Selatan pada 13–24 April 2026, dengan melibatkan peserta dari Indonesia, Malaysia, Filipina, Timor Leste, dan Kamboja.

Program pelatihan ini merupakan bagian dari inisiatif Forest Fire Management in Asia (FFMA) yang dikembangkan Asian Forest Cooperation Organization (AFoCO) bersama Kementerian Kehutanan. Program ini mendapat dukungan Kementerian Eropa dan Luar Negeri Prancis, Korea Forest Service serta IPB University. Baca juga: Kemarau 2026 Lebih Kering, BMKG Ingatkan Potensi Lonjakan Hotspot Karhutla

“Pengelolaan kebakaran hutan yang efektif tidak cukup hanya mengandalkan peralatan dan teknologi, tetapi harus ditopang oleh keterampilan serta kesiapan sumber daya manusia yang terlatih dalam pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan,” kata Rohmat.

Menurut dia, pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas teknis sekaligus memperkuat koordinasi lintas negara dalam menghadapi kebakaran hutan yang bersifat regional. Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut juga membuka peluang kolaborasi dan pertukaran praktik terbaik antarnegara di kawasan ASEAN.

“Selain meningkatkan kapasitas individu, pelatihan ini juga diharapkan dapat membangun jaringan pelatih regional (regional trainer network) yang mampu mereplikasi pengetahuan di masing-masing negara. Dengan demikian memperkuat sistem pelatihan dan kelembagaan pengendalian kebakaran gambut secara berkelanjutan serta memperluas jejaring regional,” imbuhnya.

Perwakilan International Tropical Peatlands Center (ITPC), Ayu Dewi Utari menekankan pentingnya pendekatan terpadu dalam pengelolaan gambut sebagai upaya pencegahan kebakaran hutan. “Pengelolaan gambut untuk mencegah kebakaran hutan harus dilakukan secara terintegrasi melalui rewetting, revegetasi, dan revitalisasi ekonomi masyarakat dalam satu kesatuan hidrologi gambut,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ayu menegaskan keberhasilan restorasi gambut sangat bergantung pada pendekatan yang menyeluruh dalam satu kesatuan hidrologi gambut (KHG). Menurut dia, restorasi yang dilakukan secara parsial tidak akan efektif dalam menjaga keseimbangan air di dalam ekosistem gambut dan berpotensi menyebabkan kekeringan yang memicu kebakaran gambut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhut Siapkan Generasi...
Menhut Siapkan Generasi Baru Pemimpin Kehutanan melalui Penguatan SDM
Menhut Raja Antoni:...
Menhut Raja Antoni: Hutan Jadi New Engine of Green Growth, Pembangunan-Kelestarian Harus Berjalan Seiring
Menko Pangan Minta Sektor...
Menko Pangan Minta Sektor Lain Tiru Kemenhut dalam Perdagangan Karbon
Menhut: Presiden Minta...
Menhut: Presiden Minta Kemenhut Bangun Tata Kelola Kehutanan Antikorupsi
Indonesia Perkuat Diplomasi...
Indonesia Perkuat Diplomasi Gambut Tropis melalui ITPC di Forum GPI Peru
Forum GPI4 di Peru,...
Forum GPI4 di Peru, Indonesia Tegaskan Komitmen Lindungi Gambut Dunia
2 Wilayah Dilanda Karhutla,...
2 Wilayah Dilanda Karhutla, BNPB Catat Banjarbaru Terparah dengan 3,7 Hektare Terbakar
Pemerintah Perkuat Perdagangan...
Pemerintah Perkuat Perdagangan Karbon Kehutanan demi Tingkatkan Kepercayaan Pasar
BMKG Ingatkan Dampak...
BMKG Ingatkan Dampak El Nino, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai
Rekomendasi
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Suasana Terkini Rumah...
Suasana Terkini Rumah Jampidsus di Kebayoran Baru: Sepi, Tidak Ada Penjagaan TNI
DPR Dorong Pengawasan...
DPR Dorong Pengawasan Galon Guna Ulang Diperketat demi Lindungi Konsumen
Berita Terkini
Keterlibatan TNI dalam...
Keterlibatan TNI dalam Penggeledahan Polri 8-10 Juli 2026
TASPEN Salurkan Santunan...
TASPEN Salurkan Santunan JKK dan JKM Rp1,08 Miliar untuk Dua Keluarga ASN di Kepri
Temui Warga Mangkang,...
Temui Warga Mangkang, Wali Kota Agustina Intervensi Sektor Kesehatan, Hunian, hingga Pengairan
Tinjau Tambak Lorok,...
Tinjau Tambak Lorok, Wali Kota Agustina Siapkan Penanganan untuk Kurangi Dampak Rob
Menko Polkam Ajak Semua...
Menko Polkam Ajak Semua Penegak Hukum Kedepankan Kepentingan Bangsa: Tidak Perlu Ada Suasana Memanas
KPK Duga Rumah Jampidsus...
KPK Duga Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah di Sentul Atas Nama Orang Lain
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved