Marwata Sebut KPK Kerap Diserang Mulai dari Psikis hingga Teror Mistis
Senin, 27 Juli 2020 - 14:29 WIB
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengungkapkan adanya ancaman yang selalu mengintai pimpinan hingga pegawai lembaga antikorupsi itu dalam menjalankan tugasnya. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata mengungkapkan adanya ancaman yang selalu mengintai pimpinan hingga pegawai lembaga antikorupsi itu dalam menjalankan tugasnya. Hal tersebut tidak bisa dihindari, dan sudah menjadi bagian dalam kerja pemberantasan korupsi
"Kami menyadari betul bahwa tanggung jawab pemberantasan korupsi di daerah itu juga tidak mudah," ujar Alex dalam diskusi virtual bertajuk 'Merangkai Simfoni Melawan Korupsi', Senin (27/7/2020). (Baca juga: ICW Tantang Firli Usut Potensi Korupsi Surat Jalan Jenderal Polisi)
Dikutip dari Laporan Tahunan KPK 2019, ancaman yang diterima pegawai KPK berupa teror dan intimidasi hingga ancaman fisik dan mistis yang didapati pegawai hingga pimpinan KPK. Salah satu ancaman mistis yang dikutip dari data tersebut yakni, personel Koordinator Wilayah (Korwil) II, Dian Patria. (Baca juga: Pantau Program Kemendikbud, KPK Apresiasi NU dan Muhammadiyah Mundur)
Kejadian mistis yang menimpanya berawal saat dirinya melakukan pemantauan di Bendungan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada 2017 lalu. Usai melakukan pemantauan, Dian sering mengalami sesak napas. Di sela tugasnya, dia sempat berobat ke rumah sakit dan dokter menyatakan ada cairan pada jantung dan paru-paru Dian.
"Kami menyadari betul bahwa tanggung jawab pemberantasan korupsi di daerah itu juga tidak mudah," ujar Alex dalam diskusi virtual bertajuk 'Merangkai Simfoni Melawan Korupsi', Senin (27/7/2020). (Baca juga: ICW Tantang Firli Usut Potensi Korupsi Surat Jalan Jenderal Polisi)
Dikutip dari Laporan Tahunan KPK 2019, ancaman yang diterima pegawai KPK berupa teror dan intimidasi hingga ancaman fisik dan mistis yang didapati pegawai hingga pimpinan KPK. Salah satu ancaman mistis yang dikutip dari data tersebut yakni, personel Koordinator Wilayah (Korwil) II, Dian Patria. (Baca juga: Pantau Program Kemendikbud, KPK Apresiasi NU dan Muhammadiyah Mundur)
Kejadian mistis yang menimpanya berawal saat dirinya melakukan pemantauan di Bendungan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada 2017 lalu. Usai melakukan pemantauan, Dian sering mengalami sesak napas. Di sela tugasnya, dia sempat berobat ke rumah sakit dan dokter menyatakan ada cairan pada jantung dan paru-paru Dian.
Lihat Juga :