Cerita Mereka yang Tak Bisa Pulang ke Indonesia karena Peristiwa 1965
Selasa, 27 Juni 2023 - 17:05 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) berbincang dengan dua eksil korban peristiwa 1965 Suryo Martono dan Sudaryanto Priyono. Foto/Setpres
JAKARTA - Banyak warga Indonesia yang tak bisa pulang ke Tanah Air setelah paspor mereka dicabut karena tragedi 1965 . Misalnya, Suryo Martono dan Sudaryanto Priyono yang ketika itu sebagai mahasiswa Indonesia di Ceko dan Rusia.
Dua eksil korban peristiwa 1965 itu dihadirkan dalam acara peluncuran program pelaksanaan rekomendasi penyelesaian non-yudisial pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat di Rumoh Geudong, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, Selasa (27/6/2023).
Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun berbincang dengan keduanya. “(Saya) tidak bisa kembali (ke Indonesia) karena saya dicabut paspor,” kata Suryo Martono.
Baca juga: Mahfud MD Ungkap Ada 136 Eksil Pelanggaran HAM Berat, Mayoritas Korban 1965
Dua eksil korban peristiwa 1965 itu dihadirkan dalam acara peluncuran program pelaksanaan rekomendasi penyelesaian non-yudisial pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat di Rumoh Geudong, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, Selasa (27/6/2023).
Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun berbincang dengan keduanya. “(Saya) tidak bisa kembali (ke Indonesia) karena saya dicabut paspor,” kata Suryo Martono.
Baca juga: Mahfud MD Ungkap Ada 136 Eksil Pelanggaran HAM Berat, Mayoritas Korban 1965
Lihat Juga :