Rakornas LPBI NU Tingkatkan Ketahanan Masyarakat dalam Menghadapi Bencana
Kamis, 08 Juni 2023 - 18:55 WIB
"Gagasan spiritual ekologi merupakan gagasan di mana umat manusia melihat lingkungan hidup dari sudut pandang spiritualitas. Dalam ayat-ayat Al-Quran dinyatakan bahwa alam semesta bersama isinya ini diciptakan untuk kepentingan umat manusia, tapi ini tidak berarti kita boleh mengeksploitasinya. Sebagai khalifatullah mari kita bertanggung jawab dalam mengelola lingkungan demi kemaslahatan bersama," kata Gus Yahya, sapaan akrab KH Yahya Cholil Staquf dalam keterangan tertulis, Kamis (8/6/2023).
Dalam kesempatan itu, Ketua LPBI NU Tb Ace Hasan Syadzily mengapreasi Ponpes Al Hamidiyah sebagai penggerak pesantren hijau di Indonesia. "Kami ingin melakukan konsolidasi melalui penugasan kepada ketua umum PBNU. Hadir di tengah-tengah masyarakat di kala masyarakat mengalami bencana," kata Ace.
Menurutnya, perubahan iklim telah menjadi isu global dan menjadi ancaman nyata bagi keselamatan manusia. Selain itu, aktivitas produksi pertanian juga sangat dipengaruhi perubahan iklim.
"Dampaknya, cuaca ekstrem longsor, banjir dan pemanasan yang ekstrem," ujarnya.
Krisis lingkungan dan kerusakan alam tidak disebabkan oleh alam sendiri, ada intervensi manusia dan arogansi ilmu pengetahuan. Untuk mengatasinya, kehadiran agama dan kearifan lokal bisa berkontribusi besar dalam menyelamatkan bumi tercinta.
Dalam kesempatan itu, Ketua LPBI NU Tb Ace Hasan Syadzily mengapreasi Ponpes Al Hamidiyah sebagai penggerak pesantren hijau di Indonesia. "Kami ingin melakukan konsolidasi melalui penugasan kepada ketua umum PBNU. Hadir di tengah-tengah masyarakat di kala masyarakat mengalami bencana," kata Ace.
Menurutnya, perubahan iklim telah menjadi isu global dan menjadi ancaman nyata bagi keselamatan manusia. Selain itu, aktivitas produksi pertanian juga sangat dipengaruhi perubahan iklim.
"Dampaknya, cuaca ekstrem longsor, banjir dan pemanasan yang ekstrem," ujarnya.
Krisis lingkungan dan kerusakan alam tidak disebabkan oleh alam sendiri, ada intervensi manusia dan arogansi ilmu pengetahuan. Untuk mengatasinya, kehadiran agama dan kearifan lokal bisa berkontribusi besar dalam menyelamatkan bumi tercinta.
Lihat Juga :