Pembentukan Komite Penanganan Corona dan PEN Disambut Baik

Kamis, 23 Juli 2020 - 12:29 WIB
Yahya mengatakan, pemeriksaan tes PCR sampai saat ini baru sekitar 2000 orang perhari, jauh di bawah standar WHO. Dengan jumlah penduduk sekitar 260 juta, maka tes PCR seharusnya mencapai 5000 orang perhari. Hal tersebut terkendala dengan terbatasnya fasilitas dan harganya yang mahal.

"Diharapkan berbagai masalah tersebut dapat dicarikan solusi dan diatasi oleh Komite yang baru dibentuk berdasarkan Perpres No 82 Tahun 2020. Saya percaya dibawah kepemimpinan Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, laju penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional akan lebih cepat," ujar anggota Fraksi Partai Golkar tersebut.

(Baca juga: 146 Siswa Secapa AD Dinyatakan Sembuh Covid-19, Total Jadi 618 Orang)

Dia juga merasa prihatin melihat terus melonjaknya kasus Covid di Indonesia, seiring dengan kebijakan pelonggaran pembatasan sosial. Sampai saat ini jumlah kasus positif Corona mencapai 91.751 dengan kasus baru sekitar 1882 perhari.

"Saya mengimbau masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, seperti; menjaga jarak, pakai masker dan mencuci tangan. Tanpa partisipasi masyarakat, apapun kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah sulit untuk dapat berhasil," pungkas Legislator dari Dapil VIII Jawa Timur itu.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!