Jaga Lingkungan, Bongsang Dinilai Tepat Gantikan Plastik Daging Kurban
Rabu, 22 Juli 2020 - 15:12 WIB
Dalam banyak riwayat Nabi SAW senantiasa melakukan ibadah kurban setiap bulan Dzulhijjah. Perintah berkurban ini juga diabadikan oleh Allah Ta'ala dalam Alquran: "Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu; dan bekurbanlah". (Surah Al-Kautsar: Ayat 2)
(Baca juga: Jelang Idul Adha, Penjualan Hewan Kurban di Gowa Lesu)
Terkait dengan penyembelihan hewan kurban Baznas Bazis DKI Jakarta telah menyiapkan 150 ribu lebih bongsang yang akan dibagikan ke 5 wilayah di Jakarta sebagai pengganti kantong plastik untuk di gunakan membungkus daging kurban saat Idul Adha yang tinggal menghitung hari.
"Bongsang menjadi alternatif lain sebagai pengganti plastik yang memang sudah dilarang di Jakarta penggunaanya sebagai upaya mengurangi pencemaran lingkungan," kata Ketua Baznas Bazis DKI Jakarta, KH Ahmad Luthfi Fathullah dalam siaran pers, Rabu (22/7/2020).
Sebelumnya, KH Ahmad Luthfi mengungkapkan, pihaknya telah memborong sekira 150 ribu bongsang, salahsatunya bongsang milik Ibu Inik, pengrajin Bongsang dari Kampung Tegal Waru, Ciampea, Bogor. Kampung Tegal Waru, merupakan kampung yang dikenal sebagai daerah pengrajin bongsang yang diproduksi rata-rata oleh ibu-ibu.
(Baca juga: Jelang Idul Adha, Penjualan Hewan Kurban di Gowa Lesu)
Terkait dengan penyembelihan hewan kurban Baznas Bazis DKI Jakarta telah menyiapkan 150 ribu lebih bongsang yang akan dibagikan ke 5 wilayah di Jakarta sebagai pengganti kantong plastik untuk di gunakan membungkus daging kurban saat Idul Adha yang tinggal menghitung hari.
"Bongsang menjadi alternatif lain sebagai pengganti plastik yang memang sudah dilarang di Jakarta penggunaanya sebagai upaya mengurangi pencemaran lingkungan," kata Ketua Baznas Bazis DKI Jakarta, KH Ahmad Luthfi Fathullah dalam siaran pers, Rabu (22/7/2020).
Sebelumnya, KH Ahmad Luthfi mengungkapkan, pihaknya telah memborong sekira 150 ribu bongsang, salahsatunya bongsang milik Ibu Inik, pengrajin Bongsang dari Kampung Tegal Waru, Ciampea, Bogor. Kampung Tegal Waru, merupakan kampung yang dikenal sebagai daerah pengrajin bongsang yang diproduksi rata-rata oleh ibu-ibu.
Lihat Juga :