Pemilu 2024 Harus Menjual Ide dan Program, Bukan Kebencian Atas Dasar SARA

Jum'at, 14 April 2023 - 12:10 WIB
Dia menuturkan, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan lembaga pengawas lainnya harus serius untuk mengawasi netralitas aparat. Sebab, kata dia di masa Pemilu 2004, 2009, 2014, dan 2019 terdapat kejadian oknum aparat terlibat dalam dukung mendukung salah satu kontestan pemilu.

"Secara politik, tidak ada untungnya prajurit TNI maupun anggota Polri ikut dukung mendukung salah satu kandidat karena nanti kalau kandidatnya kalah jabatan mereka akan dipertaruhkan, sehingga tidak ada untungnya anggota TNI dan Polri ikut dukung mendukung salah satu kandidat karena itu akan melemahkan profesionalisme mereka," tegasnya.

Adapun deklarasi itu diikuti sekitar 44 lembaga. Mereka yang hadir dalam acara itu di antaranya adalah Ghufron Mabruri (Imparsial), Al Araf (Centra Initiative), Wahyudi Djafar (Elsam), Julius Ibrani (PBHI Nasional), M Islah (Walhi Nasional), dan Titi Anggraini (Perludem).
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!