Mengenang Sudharmono, Mantan Ketum Golkar yang Menjadi Wapres Era Soeharto
Minggu, 12 Maret 2023 - 17:39 WIB
Sebelum Sudharmono terpilih menjadi Wapres pada Maret 1988, terjadi dinamika politik. Penyebabnya, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang kala itu memiliki 93 kursi di MPR, mencalonkan H Jaelani Naro sebagai Wapres. Setelah melalui proses lobi politik, akhirnya pencalonan tersebut ditarik oleh Fraksi Persatuan Pembangunan.
Sudharmono pun terpilih menjadi Wapres periode 1988-1993, mendampingi Soeharto. Berdasarkan laman kepustakaan-presiden.perpusnas.go.id, saat menjadi orang nomor 2 di RI, Sudharmono membuat Tromol Pos 5000 yang digunakan sebagai sarana pengawasan masyarakat.
Sudharmono meninggal dunia pada Rabu, 25 Januari 2006 seusai menjalani perawatan selama dua pekan di Rumah Sakit MMC, Jakarta. Jenazah Sudharmono dimakamkan di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis, 26 Januari 2006. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi pemimpin upacara pemakaman Sudharmono.
Sudharmono pun terpilih menjadi Wapres periode 1988-1993, mendampingi Soeharto. Berdasarkan laman kepustakaan-presiden.perpusnas.go.id, saat menjadi orang nomor 2 di RI, Sudharmono membuat Tromol Pos 5000 yang digunakan sebagai sarana pengawasan masyarakat.
Sudharmono meninggal dunia pada Rabu, 25 Januari 2006 seusai menjalani perawatan selama dua pekan di Rumah Sakit MMC, Jakarta. Jenazah Sudharmono dimakamkan di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis, 26 Januari 2006. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi pemimpin upacara pemakaman Sudharmono.
(zik)
Lihat Juga :