Tolak Sistem Proporsional Tertutup, PKS: Berpotensi Gerus Hak dan Kebebasan Rakyat
Minggu, 26 Februari 2023 - 06:06 WIB
Sebab menurutnya perubahan di tengah jalan akan mengacak-acak perencanaan. Serta sistem yang telah dirancang oleh semua unsur yang terlibat dalam pemilu, baik penyelenggara maupun peserta pemilu.
"Ibarat membeli “kucing dalam karung”, nasib kita 5 tahun mendatang dipertaruhkan oleh seorang caleg dimana rakyat tidak tahu siapa namanya, serta apa visi-misi dan program kerjanya," tandasnya.
Syaikhu melanjutkan setiap sistem pemilu memiliki kelebihan dan kekurangan. Namun mempertahankan sistem pemilu tetap proporsional terbuka adalah pilihan paling tepat dan terbaik untuk saat ini.
Ditambahkannya, PKS masuk ke dalam delapan parpol yang sepakat menyatakan sikap penolakan. Bahkan PKS menjadi salah satu pihak terkait di MK dalam Judicial Review sistem pemilu. Baca juga: KPU Tegaskan Pileg 2024 Pakai Sistem Proporsional Terbuka
"Semoga Mahkamah Konstitusi sebagai benteng terakhir penjaga konstitusi mampu mengambil keputusan bijak untuk tetap mempertahankan sistem proporsional terbuka," tutupnya.
"Ibarat membeli “kucing dalam karung”, nasib kita 5 tahun mendatang dipertaruhkan oleh seorang caleg dimana rakyat tidak tahu siapa namanya, serta apa visi-misi dan program kerjanya," tandasnya.
Syaikhu melanjutkan setiap sistem pemilu memiliki kelebihan dan kekurangan. Namun mempertahankan sistem pemilu tetap proporsional terbuka adalah pilihan paling tepat dan terbaik untuk saat ini.
Ditambahkannya, PKS masuk ke dalam delapan parpol yang sepakat menyatakan sikap penolakan. Bahkan PKS menjadi salah satu pihak terkait di MK dalam Judicial Review sistem pemilu. Baca juga: KPU Tegaskan Pileg 2024 Pakai Sistem Proporsional Terbuka
"Semoga Mahkamah Konstitusi sebagai benteng terakhir penjaga konstitusi mampu mengambil keputusan bijak untuk tetap mempertahankan sistem proporsional terbuka," tutupnya.
(kri)
Lihat Juga :