Satgas Bersama Berantas Korupsi Bersifat Ad Hoc

Selasa, 05 Mei 2015 - 15:14 WIB
Satgas Bersama Berantas...
Satgas Bersama Berantas Korupsi Bersifat Ad Hoc
A A A
JAKARTA - Satgas bersama yang dibentuk Polri, Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersifat ad hoc atau sementara. Pasalnya, satgas itu akan dibubarkan setelah sebuah kasus yang digarap bersama diserahkan ke pengadilan.

Pelaksana tugas (Plt) Ketua KPK Taufiequrachman Ruki mengatakan, satgas itu dibentuk untuk menangani sebuah kasus korupsi secara bersama-sama. "Satgas ini bersifat ad hoc, hanya untuk menangani sebuah kasus secara bersama-sama. Sesudah kasus itu diserahkan ke pengadilan, maka dianggap selesai dan satgasnya juga bubar," kata Ruki saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (5/5/2015).

Ruki menambahkan, satgas bersama itu tak akan mengganggu fungsi koordinasi dan supervisi yang dimiliki KPK. Kata dia, satgas bekerja hanya pada kasus korupsi yang secara teknis dan non teknis penyelesaiannya dianggap rumit.

"Kasusnya yang dianggap rumit dan diprediksi akan banyak mengalami hambatan teknis dan non teknis yang memerlukan terobosan dan kerja bareng. Koordinasi dan supervisi jalan terus," tandasnya.

Hal senada juga diungkapkan Plt Wakil Ketua KPK, Indriyanto Seno Adji. "Pembentukannya bukan permanen, tapi bisa saja case by case, basic saja kok," tutur Indriyanto.(ico)
(kur)
Berita Terkait
Strategi Pemberantasan...
Strategi Pemberantasan Korupsi
Partisipasi Publik dalam...
Partisipasi Publik dalam Pemberantasan Korupsi
UU Antitipikor Sarana...
UU Antitipikor Sarana Pemberantasan Korupsi
Pemberantasan Korupsi...
Pemberantasan Korupsi dan Perampasan Aset
Pemberantasan Korupsi,...
Pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme
Sisi Lain dalam Pemberantasan...
Sisi Lain dalam Pemberantasan Korupsi
Berita Terkini
DPR Desak Latsarmil...
DPR Desak Latsarmil Peserta SPPI Disetop: Nyawa Jangan Dianggap Enteng!
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Bareskrim Didesak Pulihkan...
Bareskrim Didesak Pulihkan Hak Korban Penipuan dan Penggelapan Dana Syariah Indonesia
Pengamat: Penegakan...
Pengamat: Penegakan Hukum Jadi Cermin Kualitas Demokrasi
Kemendagri dan DPR Sinergi...
Kemendagri dan DPR Sinergi Pemberdayaan Ormas untuk Percepat Kesejahteraan Masyarakat NTB
Survei Puspoll Indonesia,...
Survei Puspoll Indonesia, Kepuasan Publik Atas Kinerja Presiden Prabowo Capai 64,8 Persen
Infografis
18 Kolonel AD Pecah...
18 Kolonel AD Pecah Bintang usai Promosi Jabatan di Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved