Mewujudkan Perdamaian Dunia

Selasa, 05 Mei 2015 - 08:20 WIB
Mewujudkan Perdamaian...
Mewujudkan Perdamaian Dunia
A A A
Ahmad Fauzi
Mahasiswa Jurusan Gizi Masyarakat. Institut Pertanian Bogor

Indonesia sebagai bangsa yang merdeka tidak pernah lupa akan sejarahnya dalam mencapai kemerdekaan bagi rakyatnya.

Saat ini Indonesia telah menjadi bagian masyarakat internasional yang memiliki kontribusi untuk menciptakan dan mewujudkan perdamaian di dunia. Di dalam lembaga internasional maupun forum dunia, Indonesia memiliki peran strategis untuk menyuarakan dan mendukung kemerdekaan bangsa lain yang masih terjajah dan membantu mengurai ketegangan dunia.

Salah satu di antaranya menjadi bagian penting dari Konferensi Asia-Afrika (KAA). Sejak diselenggarakan KAA pertama kali dan terlahir Dasasila Bandung pada 1955, Indonesia telah memfasilitasi negara-negara Asia-Afrika untuk menghormati hak-hak dasar manusia dan saling menghormati kedaulatan dan kemerdekaan suatu bangsa.

Jelas dari keputusan tersebut dapat mengurangi ketegangan dunia dan mendorong para negara penjajah untuk memberikan kebebasan secara penuh terhadap bangsa yang dijajahnya. Selama peringatan 60 tahun KAA yang diselenggarakan di negeri ini, Indonesia mengingatkan kembali pada para peserta konferensi bahwa mereka masih memiliki hutang terhadap negara yang belum memperoleh kedaulatan penuh maupun kemerdekaan yang menjadi hak dasar bagi setiap bangsa.

Hal tersebut tentu saja menjadi suatu hal yang menstimulus para delegasi negara Asia-Afrika untuk memperkuat solidaritas dalam mewujudkan perdamaian di dunia. Hasil konferensi ini juga dapat dijadikan titik balik semangat untuk membangun dan meningkatkan hubungan bilateral maupun multilateral negaranegara peserta. Selain penguatan kerja sama selatan-selatan dan penyegaran kemitraan strategis baru Asia-Afrika, hasil KAAtahuninitetapkonsistenuntukmenyerukanperdamaian, kemakmuran, dan kemerdekaan bagi anggotanya.

Para anggota KAA menyepakati deklarasi Palestina. Selain melalui KAA, Indonesia juga berperan penting dalam tercipta perdamaian di dunia melalui Gerakan Nonblok (GNB) maupun menjadi anggota PBB. Indonesia pernah dipilih sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB dan membantu memelihara perdamaian dunia dengan mengirimkan pasukan keamanan dan perdamaian dunia di bawah bendera PBB.

Hal tersebut menunjukkan bahwa sejak dulu bangsa ini telah berkontribusi dan memiliki komitmen yang kuat sebagai bangsa yang cinta damai. Dengan demikian, bangsa dan negeri ini telah berbuat banyak dalam dunia internasional dalam mewujudkan perdamaian dunia.

(ars)
Berita Terkait
Tiga Poros di Pilpres...
Tiga Poros di Pilpres 2024 Dinilai Rasional dan Memungkinkan
Mahasiswa Doktoral Unhan...
Mahasiswa Doktoral Unhan Sebut Pentingnya Pengembangan Pertahanan Maritim
Lokalisasi Terbesar...
Lokalisasi Terbesar di Pantura Timur Dirobohkan, Situasi Sempat Memanas
Capres Poros Ketiga...
Capres Poros Ketiga Pilpres 2024 Belum Terlihat
Soal Poros Partai Islam,...
Soal Poros Partai Islam, Inisiator Partai Ummat Bilang Begini
Poros Islam Ingin Usung...
Poros Islam Ingin Usung Capres-Cawapres di Pilpres 2024? PKB Jadi Penentu
Berita Terkini
KPK Panggil 4 Tersangka...
KPK Panggil 4 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Jatim
Pakar Minta Polisi Objektif...
Pakar Minta Polisi Objektif Usut Dugaan Penghinaan Terhadap Jurnalis
Penanganan Dugaan Kasus...
Penanganan Dugaan Kasus Febrie Adriansyah Jadi Ujian Independensi Penegak Hukum
Anak Ferdy Sambo Ikut...
Anak Ferdy Sambo Ikut Dilantik Presiden Prabowo Jadi Perwira Polri di Istana
Prabowo Lantik Donny...
Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia dan Yos Sunitiyoso Wagub URI
Perindo Dukung Perpres...
Perindo Dukung Perpres Ojol Jadi Payung Penguatan UMKM Digital dan Kesejahteraan Pengemudi
Infografis
Jadwal Semifinal Piala...
Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026: Duel Penentu Final
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved