Gelorakan Islam Toleran

Senin, 04 Mei 2015 - 11:40 WIB
Gelorakan Islam Toleran
Gelorakan Islam Toleran
A A A
Indonesia merupakan negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Kaum muslim di negeri ini begitu toleran terhadap berbagai perbedaan mengingat kondisi masyarakat yang majemuk.

Perbedaan dikelola secara arif sehingga mampu meminimalkan konflik. Ormas Islam di Indonesia banyak jumlahnya. Mereka saling menghargai satu sama lain, menyikapi perbedaan dengan kepala dingin. Begitu pula kerukunan dengan umat agama lainnya, sebagai mayoritas mampu mengayomi dan menghargai serta menjalin kerja sama untuk memperkuat persatuan Indonesia.

Karena bagaimanapun juga umat Islam dan umat agama lain adalah saudara, kita satu bangsa Indonesia. Sebagai negeri dengan tingkat kerawanan bencana alam tinggi, kita patut berbangga mempunyai masyarakat yang terbuka saling bergotong-royong membantu sesama yang membutuhkan pertolongan jika terjadi bencana tanpa melihat berasal dari agama apa, lebih mengutamakan kemanusiaan.

Sementara itu di Timur Tengah, umat Islam sering kali berkonflik entah karena perbedaan mazhab, politik, perebutan pengaruh maupun (bujukan) para penghasut. Peran Indonesia harus lebih ditingkatkan di dunia internasional, bisa melalui ASEAN, PBB, OKI atau lainnya. Tentu hal ini sangat mungkin dilakukan mengingat Indonesia telah beberapa kali berhasil menggalang dukungan untuk menentang kekerasan, penjajahan dan hegemoni.

Lihat saja Konferensi Asia Afrika (KAA) yang digelar di Bandung tahun 1955 menelurkan Dasasila Bandung. Mengajak masyarakat dunia pada perdamaian dengan menghargai perbedaan dari setiap sendi kehidupan. Tentu saja perbedaan yang tidak merugikan pihak lain.

Memberikan contoh pada dunia internasional bahwa Islam itu toleran dengan segala kompleksitasnya sebagaimana terdapat di Indonesia. Bahkan perlu juga mengajak negaranegara Islam yang kaya raya untuk mau berbagi dengan negaranegara lain yang kekurangan.

Menggunakan pendekatan dialog, komunikasi yang intensif serta tidak intimidatif merupakan jalan menuju Islam yang toleran. Semoga.

Ringga arif widi harto
Mahasiswa Jurusan Sosiologi
(ftr)
Berita Terkait
Tiga Poros di Pilpres...
Tiga Poros di Pilpres 2024 Dinilai Rasional dan Memungkinkan
Mahasiswa Doktoral Unhan...
Mahasiswa Doktoral Unhan Sebut Pentingnya Pengembangan Pertahanan Maritim
Lokalisasi Terbesar...
Lokalisasi Terbesar di Pantura Timur Dirobohkan, Situasi Sempat Memanas
Capres Poros Ketiga...
Capres Poros Ketiga Pilpres 2024 Belum Terlihat
Soal Poros Partai Islam,...
Soal Poros Partai Islam, Inisiator Partai Ummat Bilang Begini
Poros Islam Ingin Usung...
Poros Islam Ingin Usung Capres-Cawapres di Pilpres 2024? PKB Jadi Penentu
Berita Terkini
5 Calon Manajer KDMP...
5 Calon Manajer KDMP Meninggal, DPR: Hentikan Sementara Latsarmil
Muncul Wacana Capres-Cawapres...
Muncul Wacana Capres-Cawapres Diusung 3 Parpol Parlemen, Pakar: Kita Berada dalam Bahaya Besar
Koalisi Masyarakat Sipil...
Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Latsarmil KDMP setelah 5 Peserta Meninggal
Kapolri: Hari Bhayangkara...
Kapolri: Hari Bhayangkara Jadi Momentum Evaluasi dan Mendengar Masukan Masyarakat
Prabowo Terima Usulan...
Prabowo Terima Usulan Rektor, Keuntungan BUMN untuk Riset dan Inovasi
Hadiri Pekan Olahraga...
Hadiri Pekan Olahraga Polri dan CFD, Kapolri: Momentum Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat
Infografis
Kisah Perjalanan Satu...
Kisah Perjalanan Satu Dekade Islam Makhachev di UFC
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved