Menkumham Perlu Tetapkan Status Quo bagi Golkar & PPP

Senin, 13 April 2015 - 17:14 WIB
Menkumham Perlu Tetapkan...
Menkumham Perlu Tetapkan Status Quo bagi Golkar & PPP
A A A
JAKARTA - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly dinilai perlu menetapkan status quo kepengurusan Partai Golkar dan PPP. Untuk sementara Menkumham mengembalikan kepengurusan kedua partai tersebut ke kepengurusan lama.

Kepastian hukum itu dinilai sebagai solusi sementara atas dualisme kepengurusan dua partai politik (Parpol) tersebut.

"Status quo, dan kembali ke pengurus lama, tentatively (sementara). Karena persoalan rumit dari kepengurusan itu," kata Peneliti Politik Senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro dalam dialog pilar negara yang bertajuk Pilkada Serentak di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (13/4/2015).

Solusi sementara ini harus diambil Menkumham sambil menunggu ketetapan hukum yang masih sedang berproses. Karena bagaimanapun, KPU sebagai penyelenggara pemilu butuh kepastian mengenai kepengurusan partai mana yang berhak untuk mendaftarkan calon kepala daerah.

"KPU harus pegang hasil terakhir yang dipegang oleh Menkumham. Kalau sudah (inkracht) ya dikembalikan ke kepengurusan yang sah dan tetap lagi," jelasnya.

Menurut Siti, menunggu kepengurusan tetap akan membutuhkan waktu lama. Karena, di antara kedua kubu akan saling mengajukan banding. KPU tidak bisa menunggu proses hukum kepengurusan kedua partai selesai, karena proses hukum tidak bisa dipastikan waktunya.

"Harus ada jaminan bahwa semua parpol bisa ikut pilkada. Ini semua proses learning by doing jadi kita harus sabar," terangnya.

Siti juga menegaskan, pemerintah lewat Menkumham jangan melakukan intervensi partai. Semua orang berharap, jika kasus kepengurusan partai telah menyentuh ranah hukum maka harus diproses secara hukum.

"Menkumham ini kapasitasnya bukan untuk mengadili mana yang sah, hanya melihat mana kepengurusan yang pantas dengan indikator keabsahan dokumen-dokumen yang disertakan," pungkasnya. (ico)
(kur)
Berita Terkait
Selamatkan PPP, FKPP...
Selamatkan PPP, FKPP Desak DPP Tindak Tegas Kader Pemecah Belah Partai
Dian Prasetio Dipercaya...
Dian Prasetio Dipercaya DPP PPP untuk Rangkul UMKM, Petani, dan Nelayan
PPP Bertekad Jadikan...
PPP Bertekad Jadikan Kader sebagai Wapres Seperti Hamzah Haz, Pengamat: Harus Punya Tokoh Hebat
Waketum PPP Sangkal...
Waketum PPP Sangkal Aturan Tidak Ada Muscablub dan Muswilub Jelang Muktamar
Kader Gugat Hasil Muktamar...
Kader Gugat Hasil Muktamar PPP, Pengamat: Mustahil Partai Tanpa Gejolak
Jelang Muktamar, PPP...
Jelang Muktamar, PPP Buka Peluang Munculnya Figur Baru
Berita Terkini
Said Iqbal Bakal Dilantik...
Said Iqbal Bakal Dilantik Prabowo Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan Sore Ini
Korlantas Polri Tunda...
Korlantas Polri Tunda Pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Hari Ini Presiden Akan...
Hari Ini Presiden Akan Menerima Surat Kepercayaan dari Dubes Negara Sahabat
BNPP Raih Peningkatan...
BNPP Raih Peningkatan Signifikan Capaian Reformasi Birokrasi 2025 dari Kemenpan RB
Brigjen TNI Marinir...
Brigjen TNI Marinir Rino Rianto Resmi Jabat Dandenjaka, Pimpin Pasukan Elite TNI AL
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved