Dukung Wisata, Pelni Sediakan Floating Hotel

Kamis, 02 April 2015 - 12:00 WIB
Dukung Wisata, Pelni...
Dukung Wisata, Pelni Sediakan Floating Hotel
A A A
ANAMBAS - PT Pelni siap mendukung pengembangan potensi wisata bahari di Indonesia. Salah satu upayanya dengan menyediakan sarana penginapan di kapal yang aman dan nyaman.

Mencanangkan tujuh paket wisata bahari yang akan diadakan pada 2015 ini, perusahaan pelat merah tersebut siap untuk memberikan pelayanan penginapan melalui kapal- kapalnya yang melintas di sejumlah destinasi wisata di Nusantara. ”Jadi fungsi Pelni pertama sebagai floating hotel, kemudian menuju spot yang tersulit dan terindah di Indonesia,” ujar Senior Manager Pengembangan Usaha Baru PT Pelni Kunto Handono saat berbincang dengan sejumlah wartawan disela-sela kunjungannya ke Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau, beberapa waktu lalu.

Satu paket wisata bahari yang akan diselenggarakan ada di Kabupaten Kepulauan Anambas. Pelni menyediakan KM Bukit Raya untuk membantu menyosialisasikan keindahan alam di sana. Kapal berkapasitas 9-1.000 penumpang tersebut juga akan dilengkapi dengan logo bertuliskan ”let’s go to Anambas” sebagai bagian dari promosi wisata daerah yang kaya akan terumbu karangnya tersebut.

”Nanti menggunakan KM Bukit Raya, yang pertama destinasinya menuju Padang Melang, kemudian pindah ke Pulau Akar, setelah itu di Selat Langsang, kemudian Pulau Penjalin dan terakhir di Pulau Tarempa ini,” papar Kunto. Dia berharap dengan menyasar sejumlah komunitas di Tanah Air sebagai penumpangnya, Pelni dapat mengikutsertakan wisatawan asing untuk merasakan keindahan di paket- paket wisata bahari tersebut.

”Kami ingin memperkenalkan city tour di Tarempa ini, termasuk di dalamnya fun bike , karena rata-rata customer yang kita bawa adalah komunitas,” jelas Kunto. Dalam kesempatan itu, Kunto juga mengingatkan kepada pemerintah daerah yang memiliki potensi wisata di wilayahnya untuk membenahi infrastruktur yang ada.

Hasil survei ke beberapa daerah di Tanah Air, banyak yang tidak dikunjungi wisatawan karena kesulitan akses untuk menuju beberapa objek wisata di sana. Sementara itu, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyambut baik rencana PT Pelni yang ingin membantu sosialisasi wisata bahari di daerah tersebut.

Apalagi pada 2015 ini, Pemprov Kepulauan Riau menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dapat meningkat hingga 2,5 juta orang. ”Wisman ditargetkan 2,5 juga di 2015, tahun lalu kunjungan wisman sebanyak 2 juta,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri Robert Iwan Loriaux.

Menurut dia, untuk mendukung upaya PT Pelni dan mencapai target kedatangan wisman, pemprov akan berupaya untuk membenahi sejumlah infrastruktur, sarana dan prasarana, serta sumber daya manusia (SDM). ”Penginapan kita juga sudah ada tujuh hotel yang bintang lima,” kata Robert.

Dian ramadhani
(bbg)
Berita Terkait
Maria Lumowa Berhasil...
Maria Lumowa Berhasil Diekstradisi ke Indonesia, Simak Kronologis Lengkapnya
Gagal Lolos PPDB, Siswi...
Gagal Lolos PPDB, Siswi Berprestasi Peraih 700 Penghargaan Putus Sekolah
Paskah Nasional 2022...
Paskah Nasional 2022 Wujud Pemulihan Ekonomi Nasional
BSSN Gelar Simposium...
BSSN Gelar Simposium Nasional Wujudkan Keamanan Siber Nasional
Hari Pelanggan Nasional...
Hari Pelanggan Nasional 2020
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Lempuyangan Yogyakarta
Berita Terkini
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
ASPEK Indonesia Temui...
ASPEK Indonesia Temui Pimpinan UNI Global Union di Jenewa
Infografis
Anggap Zelensky Tidak...
Anggap Zelensky Tidak Populer, Trump Dukung Pemilu di Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved