Lagi, Jaksa Agung Ngomong Eksekusi Mati Gembong Narkoba

Jum'at, 20 Maret 2015 - 21:07 WIB
Lagi, Jaksa Agung Ngomong...
Lagi, Jaksa Agung Ngomong Eksekusi Mati Gembong Narkoba
A A A
JAKARTA - Jaksa Agung HM Prasetyo menegaskan kembali rencana eksekusi mati 10 gembong narkoba tahap dua akan dilakukan serentak. Namun kapan waktunya, masih belum jelas dikatakan.

"Kita sudah putuskan dan rencanakan akan kita selenggarakan secara bersamaan," ujar Prasetyo, di Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta, Jumat (20/3/2015).

Bisa dipastikan terpidana mati batal 'di-door' pada bulan Maret 2015 ini. Pasalnya, masih ada terpidana mati yang masih mengajukan upaya hukum berupa Peninjauan Kembali (PK).

Prasetyo menjelaskan, pihaknya masih menunggu putusan banding yang diajukan sejumlah terpidana ke Pengadilan Tata Usaha Negeri (PTUN) maupun putusan PK yang diajukan ke Mahkamah Agung (MA).

Dikatakan dua aspek menurut Prasetyo yang menjadi pertimbangan Jaksa belum mengeksusi para terpidana, yakni aspek Yuridis dan teknis. Dari aspek Yuridis, menurutnya, Jaksa terbentur upaya hukum yang ditempuh sejumlah terpidana. Sedangkan aspek teknis tinggal menunggu pelaksanaan hukuman mati.

Namun terkait persiapan pelaksanaan eksekusi mati ternyata, aspek yuridis yang membuat para eksekutor harus bersabar agar eksekusi dilakukan tanpa melanggar hak terpidana.

Menurut dia, sebenarnya modal berharga untuk eksekusi mati sudah ada, dengan perintah penolakan grasi dari presiden. "Jadi sesungguhnya tidak ada langkah apapun yang perlu dilakukan si terpidana yang bersangkutan," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Kriminolog UI: Hukuman...
Kriminolog UI: Hukuman Percobaan 10 Tahun Cukup untuk Rehabilitasi Terpidana
Pakar Hukum Minta Pengadilan...
Pakar Hukum Minta Pengadilan di Indonesia Hindari Vonis Mati
Oknum Polisi Terdakwa...
Oknum Polisi Terdakwa Narkoba Dituntut Mati
Saudi Hapus Hukuman...
Saudi Hapus Hukuman Mati Anak di Bawah Umur
KUHP Baru Berikan Potongan...
KUHP Baru Berikan Potongan Hukuman Terpidana Mati Jika Berkelakuan Baik
Kontras: Perlu Tolak...
Kontras: Perlu Tolak Ukur Objektif Sebelum Hukuman Mati Dijatuhkan
Berita Terkini
Kemendagri Terus Perkuat...
Kemendagri Terus Perkuat Pengawasan dan Transparansi Tata Kelola Pemerintahan
Bareskrim Polri Tahan...
Bareskrim Polri Tahan 2 Bos Pabrik Gas Whip Pink
Oegroseno Buka Suara...
Oegroseno Buka Suara usai Absen dari Panggilan Kortas Tipidkor: Datang Harus Bawa Data
Mahalnya Harga Stabilitas
Mahalnya Harga Stabilitas
Kasus Pembunuhan Sesama...
Kasus Pembunuhan Sesama WNI di Armenia, Kemlu: 2 Orang Dibebaskan, 4 Masih Diperiksa
KPK Periksa Sekjen Kementerian...
KPK Periksa Sekjen Kementerian ATR/BPN dan Pejabat Kemenhut terkait Kasus Bupati Kuansing
Infografis
Agung Gumilar Saputra,...
Agung Gumilar Saputra, Eks Kopassus yang Jadi Asisten Khusus Prabowo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved