Tiga Terpidana Ajukan PK, Eksekusi Mati Tidak Bulan Ini

Senin, 16 Maret 2015 - 23:11 WIB
Tiga Terpidana Ajukan...
Tiga Terpidana Ajukan PK, Eksekusi Mati Tidak Bulan Ini
A A A
JAKARTA - Eksekusi terpidana mati oleh Kejaksaan Agung diperikirakan tidak dapat dilaksanakan pada bulan Maret ini. Saat ini proses hukum peninjauan kembali (PK) tiga dari sepuluh terpidana mati masih berjalan.

Juru Bicara Mahkamah Agung (MA) Suhadi mengatakan, saat ini pihaknya akan menunjuk hakim yang memutus PK para terpidana.

"Nanti ditetapkan majelis hakimnya oleh ketua kamar, kemudian nanti ketua kamar menetapkan majelisnya, nanti ketua majelis bersama anggota diberi kesempatan mempelajari berkas yang memutus," ujar Suhadi saat dihubungi di Jakarta, Senin (16/3/2015).

Menurut dia, nomor perkara yang segera diputuskan MA adalah terpidana mati asal Filipina, Mary Jane Viesta Veloso. Putusan itu bakal diperiksa dan dipelajari majelis hakim.

Dia mengatakan, penunjukan hakim pemutus PK akan ditentukan pada pekan depan. Mereka akan bertugas memutus apakah PK dapat diterima atau ditolak. "Paling lama tiga bulan setelah penunjukan majelis hakim," katanya.

Diketahui proses eksekusi mati terhadap sepuluh terpidana mati masih terhambat karena sejumlah terpidana masih mengajukan PK.

Terpidana mati seperti Mary Jane Viesta Veloso (Filipina) dan Serge Areski Atlaoui (Prancis) adalah terpidana yang tengah mengajukan PK ke Mahkamah Agung.

PK Mary Jane sudah diputuskan Pengadilan Negeri Sleman, namun hasilnya masih menunggu diputuskan MA. Sementara Serge baru melaksanakan sidang PK Selasa lalu di PN Tangerang dan akan diputuskan pada 23 Maret 2015 mendatang.

Adapun Martin Anderson terpidana mati asal Ghana telah mengajukan PK ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
(dam)
Berita Terkait
Kriminolog UI: Hukuman...
Kriminolog UI: Hukuman Percobaan 10 Tahun Cukup untuk Rehabilitasi Terpidana
Pakar Hukum Minta Pengadilan...
Pakar Hukum Minta Pengadilan di Indonesia Hindari Vonis Mati
Oknum Polisi Terdakwa...
Oknum Polisi Terdakwa Narkoba Dituntut Mati
Saudi Hapus Hukuman...
Saudi Hapus Hukuman Mati Anak di Bawah Umur
KUHP Baru Berikan Potongan...
KUHP Baru Berikan Potongan Hukuman Terpidana Mati Jika Berkelakuan Baik
Kontras: Perlu Tolak...
Kontras: Perlu Tolak Ukur Objektif Sebelum Hukuman Mati Dijatuhkan
Berita Terkini
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved