Tunda Eksekusi Mati, Keseriusan Kejagung Dipertanyakan

Senin, 09 Maret 2015 - 12:36 WIB
Tunda Eksekusi Mati,...
Tunda Eksekusi Mati, Keseriusan Kejagung Dipertanyakan
A A A
JAKARTA - Keseriusan pemerintah Indonesia dalam hal ini Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam memerangi narkoba dipertanyakan. Pasalnya, eksekusi mati terhadap sejumlah terpidana mati kasus narkoba ditunda tanpa alasan yang jelas.

Anggota Komisi III DPR Arsul Sani mengatakan, dalam persoalan eksekusi pidana mati gembong narkoba ini, Kejagung memang perlu dikritisi.

Salah satu yang tampak di mata publik, kata Arsul, Korps Adhiyaksa yang dimotori Jaksa Agung HM Prasetyo itu tidak melakukan perencanaan dan komunikasi kepada publik secara baik untuk proses eksekusi mati ini.

"Hal itu kelihatan dari tidak adanya penjelasan kepada publik mengapa dilakukan penundaan eksekusi tersebut. Padahal para jaksa eksekutor telah dikirimkan ke Nusakambangan, dan kepolisian pun telah menyiapkan regu tembak," kata Arsul kepada Sindonews, Senin (9/3/2015).

Menurut Arsul, sebagai pihak yang berwenang, Kejagung harus mejelaskan kepada publik perihal alasan penundaan eksekusi mati sejumlah terpidana mati kasus narkoba tersebut.

"Kejagung seharusnya menjelaskan apakah penundaan tersebut karena faktor-faktor teknis kesia
(kri)
Berita Terkait
Kriminolog UI: Hukuman...
Kriminolog UI: Hukuman Percobaan 10 Tahun Cukup untuk Rehabilitasi Terpidana
Pakar Hukum Minta Pengadilan...
Pakar Hukum Minta Pengadilan di Indonesia Hindari Vonis Mati
Oknum Polisi Terdakwa...
Oknum Polisi Terdakwa Narkoba Dituntut Mati
Saudi Hapus Hukuman...
Saudi Hapus Hukuman Mati Anak di Bawah Umur
KUHP Baru Berikan Potongan...
KUHP Baru Berikan Potongan Hukuman Terpidana Mati Jika Berkelakuan Baik
Kontras: Perlu Tolak...
Kontras: Perlu Tolak Ukur Objektif Sebelum Hukuman Mati Dijatuhkan
Berita Terkini
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka di Jakarta hingga Bandung
Kepala BGN Nanik Deyang...
Kepala BGN Nanik Deyang Pastikan Anak Orang Kaya Tak Akan Dapat MBG Lagi
KPK: Bupati Muara Enim...
KPK: Bupati Muara Enim Suap ASN BPK demi Pertahankan Opini WTP
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Duit Rp200 Juta hingga...
Duit Rp200 Juta hingga Mobil Disita KPK dalam OTT BPK
Infografis
Koruptor Terbesar China...
Koruptor Terbesar China Menilap Rp6,8 Triliun Dieksekusi Mati
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved