Napalm Death Minta Jokowi Ampuni Duo Bali Nine

Sabtu, 07 Maret 2015 - 03:07 WIB
Napalm Death Minta Jokowi...
Napalm Death Minta Jokowi Ampuni Duo Bali Nine
A A A
JAKARTA - Band cadas Napalm Death menulis surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar memberi pengampunan untuk terpidana mati kasus narkotika asal Australia, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran. Bahkan, vokalis Napalm Death Mark ‘Barney’ Greenway tak sungkan untuk memohon kepada Jokowi.

Greenway meminta Jokowi, yang merupakan penggemar band dari Kota Birmingham tersebut, agar memiliki belas kasihan terhadap duo Bali Nine tersebut.

"Saya secara langsung memohon kepada Anda untuk mengampuni Andrew Chan dan Myuran Sukumara, dua warga Australia yang saat ini menunggu eksekusi mati di Indonesia karena menyelundupkan heroin," ujarnya dalam akun Facebook resmi Napalm Death, Sabtu (7/3/2015).

Dia menuturkan, sangat menghormati kepemimpinan Jokowi dalam upaya memberantas peredaran narkoba. Namun, dia berpandangan menjadi tidak etis jika Jokowi mengambil penyelesaian dengan menghabisi nyawa seseorang.

Berikut pesan khusus Greenway kepada Jokowi yang ditulis dalam akun Facebook resmi Napalm Death pada Kamis, 22 Januari 2015:

Yang Terhormat
Bapak Widodo

Saya secara langsung memohon kepada Anda untuk mengampuni Andrew Chan dan Myuran Sukumara, dua warga Australia yang saat ini menunggu eksekusi mati di Indonesia karena menyelundupkan heroin. Sebagai penggemar band kami, Napalm Death, Anda bisa melihat bahwa lirik-lirik dan etos hidup kami berupaya memutus siklus kekerasan yang tak terpecahkan di dunia, entah itu dilakukan negara atau individu. Jika hal-hal seperti ini tidak ditentang dan diubah, saya yakin kita tidak akan pernah melangkah maju sebagai manusia.

Saya memahami Anda berdiri sebagai pemimpin yang bisa menentukan untuk mengubah situasi menjadi lebih baik. Dan saya yakin pemberian grasi adalah langkah besar yang maju untuk mencapai perbaikan. Saya menyadari bahwa heroin bisa merusak dalam berbagai level. Tetapi saya berpendapat hal seperti ini merupakan masalah yang lebih dalam yang tidak bisa diubah dengan mengambil nyawa orang.

Sekali lagi, saya dengan hormat meminta Anda membuat perubahan dan membatalkan hukuman tersebut.

Dalam harapan dan damai
Mark ‘Barney’ Greenway (Napalm Death)
(kri)
Berita Terkait
Kriminolog UI: Hukuman...
Kriminolog UI: Hukuman Percobaan 10 Tahun Cukup untuk Rehabilitasi Terpidana
Pakar Hukum Minta Pengadilan...
Pakar Hukum Minta Pengadilan di Indonesia Hindari Vonis Mati
Oknum Polisi Terdakwa...
Oknum Polisi Terdakwa Narkoba Dituntut Mati
Saudi Hapus Hukuman...
Saudi Hapus Hukuman Mati Anak di Bawah Umur
KUHP Baru Berikan Potongan...
KUHP Baru Berikan Potongan Hukuman Terpidana Mati Jika Berkelakuan Baik
Kontras: Perlu Tolak...
Kontras: Perlu Tolak Ukur Objektif Sebelum Hukuman Mati Dijatuhkan
Berita Terkini
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved