Denny Indrayana Minta Polri Jadwal Ulang Pemanggilan

Jum'at, 06 Maret 2015 - 17:39 WIB
Denny Indrayana Minta...
Denny Indrayana Minta Polri Jadwal Ulang Pemanggilan
A A A
JAKARTA - Mantan Wamenkumham Denny Indrayana sedianya dijadwalkan oleh Bareskrim Mabes Polri untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi, terkait kasus dugaan korupsi payment gateway yang menjeratnya.

Kendati demikian, Denny tidak dapat memenuhi panggilan tersebut. Heru Wibowo, selaku kuasa hukum Denny mengungkapkan, hari ini Denny tidak dapat hadir lantaran telah memiliki kegiatan lain.

"Hari ini Denny ada agenda lain yang sudah terjadwal," ujar Heru di Bareskrim Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (6/3/2015).

Dengan begitu kata dia, pihaknya selaku kuasa hukum meminta kepada penyidik Bareskrim untuk melakukan penjadwalan ulang terhadap kliennya.

"Tadi kami menghadap ke penyidik untuk permohonan pemanggilan ulang. Tadi permohonan diterima oleh Djoko Purwanto dan Pak Adi, mantan penyidik KPK," jelasnya.‎

Heru menjelaskan, jika ada penjadwalan pemanggilan ulang terhadap kliennya. Maka Denny akan siap memberikan keterangan.

"Selanjutnya, kami masih menunggu. Manakala memang masih diperlukan atau dipanggil. Denny siap memberikan keterangan," ungkapnya.

Kasus Denny bermula adanya laporan masyarakat pada 10 Februari lalu juga menjadi dasar penyelidikan. Setelah itu, penyidik berhasil memperoleh temuan pada 24 Februari lalu, terkait adanya tindak pidana korupsi yang terjadi di Kemenkumham dalam pengadaan proyek layanan singkat pembuatan paspor tersebut. Uang negera yang dikeluarkan dalam proyek tersebut sudah mencapai sekitar Rp32 miliar.

Sebelumnya, seorang bernama Andi Syamsul Bahri, pada Selasa, 10 Januari 2015 melaporkan mantan Wakil Menkumham Denny Indrayana, terkait dugaan korupsi proyek payment gateway di Direktorat Jenderal Imigrasi Kemenkumham pada Mei 2014.

Laporan itu diterima dan langsung dilakukan penyelidikan berdasarkan laporan bernomor 166/2015/Bareskrim Polri. Namun dari pihak Polri menyatakan belum menjelaskan secara gamblang terkait laporan tersebut.
(maf)
Berita Terkait
Denny Indrayana Laporkan...
Denny Indrayana Laporkan Dugaan Korupsi, Perbankan, Pemilu, dan Perpajakan di Kalimantan Selatan
Dugaan Pemalsuan Dokumen...
Dugaan Pemalsuan Dokumen Saksi Kubu Denny Indrayana Masuk Penyidikan
Kasus Dugaan Putusan...
Kasus Dugaan Putusan MK Bocor, Bareskrim Segera Panggil Denny Indrayana
Bareskrim Dalami Pelaporan...
Bareskrim Dalami Pelaporan Denny Indrayana terkait Dugaan Pembocoran Putusan MK
Kasus Payment Gateway...
Kasus Payment Gateway Denny Indrayana Didesak untuk Dituntaskan
Kasus Dugaan Bocornya...
Kasus Dugaan Bocornya Putusan MK Naik Penyidikan, Pihak Denny Indrayana Bilang Begini
Berita Terkini
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Penunjukan Kepala BGN...
Penunjukan Kepala BGN Baru Dinilai Tepat untuk Membenahi MBG
KPK Lelang 106 Lot Barang...
KPK Lelang 106 Lot Barang Rampasan Korupsi dari 26 Perkara, Ada Handphone hingga Bidang Tanah
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Infografis
Jadwal One Way, Contra...
Jadwal One Way, Contra Flow, dan Ganjil-Genap Mudik Lebaran 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved