PM Australia Diminta Hormati Hukum di Indonesia

Kamis, 05 Maret 2015 - 13:06 WIB
PM Australia Diminta...
PM Australia Diminta Hormati Hukum di Indonesia
A A A
JAKARTA - Pemerintah Australia diminta menghormati hukum positif yang berlaku di Indonesia, terkait rencana eksekusi mati terpidana mati kasus narkoba duo Bali nine, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran.

Ketua DPR Setya Novanto mengatakan, sikap Perdana Menteri (PM) Australia Tony Abbott yang menentang keras rencana eksekusi mati dua warga negaranya adalah tidak tepat.

Pasalnya kata dia, ada persoalan hukum positif dan kedaulatan hukum Indonesia yang harus dihormati oleh pihak lain.

"Ini sebenarnya adalah persoalan hukuman mati, jadi tentunya kita harus mengetahui bahwa ada hukum positif dan kedaulatan hukum Indonesia," kata Setya Novanto di Gedung DPRR, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (5/3/2015).

Politikus Partai Golkar itu mengingatkan pihak penentang eksekusi mati, bahwa proses hukum dua gembong narkoba yang akrab disebut duo Bali Nine, sebagaimana yang dijamin oleh Pemerintah Indonesia telah usai dijalani hingga inkracht.

"Proses hukum telah dituntaskan hingga incracht atau final and binding, tentu masalah ini (eksekusi mati) harus dilaksanakan bersama-sama secara serentak," ucap Setya.
(maf)
Berita Terkait
Kriminolog UI: Hukuman...
Kriminolog UI: Hukuman Percobaan 10 Tahun Cukup untuk Rehabilitasi Terpidana
Pakar Hukum Minta Pengadilan...
Pakar Hukum Minta Pengadilan di Indonesia Hindari Vonis Mati
Oknum Polisi Terdakwa...
Oknum Polisi Terdakwa Narkoba Dituntut Mati
Saudi Hapus Hukuman...
Saudi Hapus Hukuman Mati Anak di Bawah Umur
KUHP Baru Berikan Potongan...
KUHP Baru Berikan Potongan Hukuman Terpidana Mati Jika Berkelakuan Baik
Kontras: Perlu Tolak...
Kontras: Perlu Tolak Ukur Objektif Sebelum Hukuman Mati Dijatuhkan
Berita Terkini
Perludem Usulkan MMP,...
Perludem Usulkan MMP, Partai Perindo Sebut Jadi Alternatif Solutif Reformasi Pemilu
Kepala BGN Sudaryono:...
Kepala BGN Sudaryono: Kami Bukan Superman, Siap Terima Masukan
Dirjen Imigrasi Sebut...
Dirjen Imigrasi Sebut Pencekalan Febrie Adriansyah Masih Berlaku
Yusril Tegaskan Abdul...
Yusril Tegaskan Abdul Karim Bukan Ulama dan Aktivis Kemanusiaan Gaza
Soal Peluang Periksa...
Soal Peluang Periksa Nanik S Deyang di Kasus MBG, Kejagung: Minggu Ini Belum Ada Jadwal
Yusril Berkunjung ke...
Yusril Berkunjung ke MUI Malam Ini, Jelaskan Penangkapan WNA Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved