Kecewa pada KPK, Aktivis Yogya Lakukan Aksi Jalan Mundur

Selasa, 03 Maret 2015 - 18:57 WIB
Kecewa pada KPK, Aktivis...
Kecewa pada KPK, Aktivis Yogya Lakukan Aksi Jalan Mundur
A A A
YOGYAKARTA - Langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyerahkan penanganan kasus dugaan rekening mencurigakan Komjen Pol Budi Gunawan (BG) ke Kejaksaan Agung disesalkan banyak pihak, tak terkecuali Aktivis Jogja Coruption Wacth (JCW) Baharuddin Kamba.

Kamba melihat langkah tersebut merupakan kemunduran KPK dalam menangani perkara-perkara berbau korupsi. Apalagi, Kejagung juga akan menyerahkan kasus BG ke Mabes Polri sehingga kasusnya akan kembali ditangani kepolisian.

"KPK harusnya maju terus dalam penangani kasus-kasus korupsi, dengan penyerahan kasus BG ke Kejagung, itu kemunduran yang dilakukan KPK," jelasnya di Yogyakarta, Selasa (3/3/2015).

Alasan KPK menyerahkan kasus BG ke Kejagung, kata Kamba, diangap sebagai kekalahan dalam memerangi korupsi. Putusan praperadilan yang memenangkap BG bisa ditindaklanjuti atau diteruskan ke Mahkamah Agung (MA).

"Apakah KPK mau mengambil langkah itu ?" katanya dengan nada tanya.

Kamba sempat melakukan aksi seorang diri berjalan mundur dari simpang empat Tugu Yogya berjalan ke selatan menuju stasiun Kereta Api Tugu Yogyakarta. Dia menutup mata dengan kain dan membawa bendera setengah tiang bertuliskan KPK.

"Bendera setengah tiang artinya apa? Kematian, saya merasa berduka karena KPK tak lagi garang seperti era Abraham Samad dkk," jelasnya.

Kamba masih berharap KPK memiliki taring yang tajam dalam upaya pemberantasan korupsi. Namun, dengan kepemimpinan saat ini, perlu dilihat kinerjanya seperti apa.

"Pimpinan KPK sekarang harus tunjukkan kalau bener-bener melakukan upaya penegakan hukum, kasus-kasus korupsi yang sudah ditangani harus segera diselesaikan, bukan malah diserahkan ke penegak hukum lain," sindirnya.
(kri)
Berita Terkait
KPK Gaet 4 Kementerian...
KPK Gaet 4 Kementerian dan KSP Teken Komitmen Pencegahan Korupsi
KPK Kembali Dipimpin...
KPK Kembali Dipimpin oleh Jenderal Polisi
Lusa, KPK Panggil Rafael...
Lusa, KPK Panggil Rafael Alun Trisambodo Klarifikasi Rekening Jumbo Mencurigakan
Pegawai KPK Tolak Pelatihan...
Pegawai KPK Tolak Pelatihan Bela Negara di Kemenhan
KPK Usut Kepemilikan...
KPK Usut Kepemilikan Rekening Bank yang Dipakai Azis Syamsuddin untuk Menyuap
Ditangkap KPK, Ini Tiga...
Ditangkap KPK, Ini Tiga Kontroversi Bupati Penajam Paser Utara
Berita Terkini
Presiden Prabowo: Selamat...
Presiden Prabowo: Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H
Indonesia Tunjukkan...
Indonesia Tunjukkan Kerukunan Antaragama ke Presiden Jerman di Istiqlal dan Katedral
Gelombang I Berakhir,...
Gelombang I Berakhir, 245 Kloter Jemaah Haji Telah Diberangkatkan ke Tanah Air
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
Infografis
Mobil Tiba-tiba Terbakar...
Mobil Tiba-tiba Terbakar di Tengah Jalan, Lakukan Hal Ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved