Tantangan Lingkungan Riset

Selasa, 24 Februari 2015 - 10:00 WIB
Tantangan Lingkungan...
Tantangan Lingkungan Riset
A A A
Membangun budaya riset atau penelitian di perguruan tinggi tidak hanya tentang memotivasikan gagasan-gagasan cemerlang dan ilmiah yang kemudian menjadi sebuah daya guna.

Institusi pemerintah dalam hal ini Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi bersama perguruan tinggi harus dapat membentuk lingkungan riset yang mendukung gagasangagasan tersebut agar kemudian muncul. Kalaupun yang sudah muncul, harus dapat difasilitasi agar tidak berhenti. Dalam skala makro, anggaran riset dari APBN untuk Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi sekitar Rp40 triliun, 0,04% dari PDB Indonesia.

Rasio normal untuk anggaran riset adalah sekitar 2% dari PDB, sekitar lebih dari Rp180 triliun (2013). Namun, rupanya ruang fiskal Indonesia belum dapat memenuhi tersebut. Hal demikian mungkin saja berimbas untuk persoalan yang berskala kecil, kultur riset di mahasiswa perguruan tinggi misalkan, jumlah lomba penelitian yang berbiaya relatif murah dan akses publikasi penelitian yang mudah relatif sangat terbatas.

Lomba Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang diselenggarakan pemerintah (dalam hal ini Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi) misalkan hampir menjadi satusatunya event tahunan mahasiswa dalam menuliskan idenya. Sementara lomba penelitian lain yang diselenggarakan nonpemerintah berbiaya relatif mahal.

Mahasiswa tidak hanya dituntut untuk menuliskan idenya, namun juga mencari pendanaan untuk dapat mengikuti kegiatan lomba penelitian tersebut. Ini jelas mengurangi motivasi mahasiswa untuk meneliti. Sebagai perbandingan, perguruan tinggi di Inggris dan Amerika Serikat akan mengompensasikan seorang profesor jika berhasil menyelesaikan membaca sebuah buku.

Belum lagi jika dia berhasil membuat sebuah invention , Pemerintah AS menjamin hak paten atas pelindungan kekayaan intelektual. Masalah lain yang patut diperhatikan adalah keterbatasan akses informasi terkait kesempatan untuk penelitian atau melakukan publikasi penelitian. Lembaga-lembaga pengelola penelitian berpusat di kota kota-kota besar, termasuk lembaga penyalur dana penelitian, ini menjadi tantangan tersendiri bagi mereka yang terletak di daerah dan pelosok.

Publisitas menjadi kurang. Ini mendorong diperlukan peningkatan jumlah lembaga-lembaga tersebut di daerah. Riset mungkin tidak lantas mengubah dunia, namun output riset tersebut dapat menjadi acuan keputusan yang strategis.

Untuk itu, selain merangsang gagasangagasan ilmiah, membentuk lingkungan riset dan penelitian yang mendukung sepatutnya menjadi pekerjaan rumah dari seluruh pihak baik pemerintah, lembaga riset, dan perguruan tinggi negeri.

Muhammad Mulyawan Tuankotta
Mahasiswa Jurusan Akuntansi Fakultas EkonomiUniversitas Indonesia
(ftr)
Berita Terkait
Tiga Poros di Pilpres...
Tiga Poros di Pilpres 2024 Dinilai Rasional dan Memungkinkan
Mahasiswa Doktoral Unhan...
Mahasiswa Doktoral Unhan Sebut Pentingnya Pengembangan Pertahanan Maritim
Lokalisasi Terbesar...
Lokalisasi Terbesar di Pantura Timur Dirobohkan, Situasi Sempat Memanas
Capres Poros Ketiga...
Capres Poros Ketiga Pilpres 2024 Belum Terlihat
Soal Poros Partai Islam,...
Soal Poros Partai Islam, Inisiator Partai Ummat Bilang Begini
Poros Islam Ingin Usung...
Poros Islam Ingin Usung Capres-Cawapres di Pilpres 2024? PKB Jadi Penentu
Berita Terkini
Didik Rachbini Prediksi...
Didik Rachbini Prediksi Safari Politik Jokowi Menjadi Faktor Negatif Ekonomi Nasional
Gus Yaqut Dibantarkan,...
Gus Yaqut Dibantarkan, KPK: Petugas Pengawal Tahanan Lakukan Pengamanan Melekat
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Infografis
Peta Geopolitik 2025:...
Peta Geopolitik 2025: Tantangan Global Kian Kompleks
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved