Pemerintah Australia Diminta Hormati Hukum di Indonesia

Selasa, 17 Februari 2015 - 06:44 WIB
Pemerintah Australia...
Pemerintah Australia Diminta Hormati Hukum di Indonesia
A A A
BALI - Gubernur Bali I Made Mangku Pastika meminta, pemerintahan Australia agar menghormati kedaulatan hukum di Indonesia.

Pastika menanggapi sejumlah isu yang berkembang di Bali terkait dengan adanya informasi akan ada aksi boikot dari Pemerintah Australia terhadap warga Indonesia, dan Bali bila hukuman mati terhadap dua terpidana mati Bali Nine tidak dicabut.

"Saya harap Pemerintah Australia menghormati hukum di Indonesia. Mereka harus menghormati kedaulatan pemerintah di Indonesia. Setiap negara memiliki hukum dan budaya tersendiri, dan tiap negara juga harus menghormati keputusan yang ada di negera itu," terangnya, di Denpasar, Bali, Senin 16 Februari 2015.

Saat ditanya soal ancaman Australia yang akan memboikot pariwisata Bali, Pastika yakin, hal tersebut tidak mungkin dilakukan oleh Australia.

"Saya yakin hal itu tidak akan dilakukan. Karena biasanya orang Australia menganggap Bali sebagai rumah kedua (second home). Terkait eksekusi warga Australia itu tidak akan mempengaruhi kunjungan wisatawan ke Bali," tuturnya.

Dia mengatakan, akan berkoordinasi dengan pihak Australia untuk mengkonfirmasi informasi yang tengah beredar itu. Pastika meminta, warga Australia untuk datang ke Bali tetapi jangan membawa narkoba ke Bali.

"Silakan datang ke Bali, tetapi jangan membawa narkoba ke Bali. Karena akan berhadapan dengan hukum di Indonesia," pungkasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Kriminolog UI: Hukuman...
Kriminolog UI: Hukuman Percobaan 10 Tahun Cukup untuk Rehabilitasi Terpidana
Pakar Hukum Minta Pengadilan...
Pakar Hukum Minta Pengadilan di Indonesia Hindari Vonis Mati
Oknum Polisi Terdakwa...
Oknum Polisi Terdakwa Narkoba Dituntut Mati
Saudi Hapus Hukuman...
Saudi Hapus Hukuman Mati Anak di Bawah Umur
KUHP Baru Berikan Potongan...
KUHP Baru Berikan Potongan Hukuman Terpidana Mati Jika Berkelakuan Baik
Kontras: Perlu Tolak...
Kontras: Perlu Tolak Ukur Objektif Sebelum Hukuman Mati Dijatuhkan
Berita Terkini
Yusril Tegaskan Abdul...
Yusril Tegaskan Abdul Karim Bukan Ulama dan Aktivis Kemanusiaan Gaza
Soal Peluang Periksa...
Soal Peluang Periksa Nanik S Deyang di Kasus MBG, Kejagung: Minggu Ini Belum Ada Jadwal
Yusril Berkunjung ke...
Yusril Berkunjung ke MUI Malam Ini, Jelaskan Penangkapan WNA Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad
KPK Panggil 4 Tersangka...
KPK Panggil 4 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Jatim
Pakar Minta Polisi Objektif...
Pakar Minta Polisi Objektif Usut Dugaan Penghinaan Terhadap Jurnalis
Penanganan Dugaan Kasus...
Penanganan Dugaan Kasus Febrie Adriansyah Jadi Ujian Independensi Penegak Hukum
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved