Pesan Para Hakim Konstitusi untuk Ketua MK Baru

Senin, 12 Januari 2015 - 16:05 WIB
Pesan Para Hakim Konstitusi...
Pesan Para Hakim Konstitusi untuk Ketua MK Baru
A A A
JAKARTA - Rapat pemusyawaratan hakim dan rapat pleno pemilihan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan secara musyawarah dan aklamasi kepada Hakim Kontitusi Arief Hidayat, menjadi Ketua MK periode 2015-2017.

Lalu apa harapan yang diinginkan masing-masing hakim konstitusi lainnya kepada Arief Hidayat dalam memimpin MK kedepan?

Hakim Anwar Usman menyatakan, jabatan dalam posisi apapun mengandung amanat dari Tuhan dan rakyat. Sehingga Ketua MK baru harus mengemban kepercayaan itu.

"Kalau dalam Alquran dikatakan apabila kamu mengadili memutus perkara, maka putuslah dengan adil," kata Anwar di ruang sidang MK, Jakarta, Senin (12/1/2015).

Pun demikian dikatakan hakim Aswanto. Dia berharap, amanah seorang ketua hakim konstitusi harus mengedepankan sisi profesionalitas. Sehingga citra konstitusi kembali mendapat kepercayaan masyarakat.

"Kami berharap kasus yang ditangani secara profesional, sehingga bisa membawa negara kita lebih baik terutama dalam aspek hukum dan penegakan hukum," ujarnya.

Hakim Maria Farida menambahkan, karena tugas MK semakin berat, maka Ketua MK diharapkan tetap menjadi leader yang cermat, khususnya dalam bekerja sama dengan hakim MK lainnya serta unit kerja di MK.

Sebab, MK bakal dihadapkan pada banyaknya pasal pengujian yang diajukan masyarakat.

"MK juga mempunyai pekerjaan berat kalau pada 2019 kita harus melaksnakan pemilu secara serentrak," ucapnya.

Senada dengan hakim lainnya, Muhammad Alim mengaku harapan sudah banyak diwakilkan para koleganya. Dia hanya berharap Arief Hidayat mampu mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap MK, pasca kasus besar yang menimpa Akil Mochtar.

"Karena kata sosiolog, menanamkan kepercayaan jauh lebih mudah daripada mengembalikan kepercayaan," sebutnya.

Sementara Patrialis Akbar berpendapat, MK di tangan Arief berharap lebih mengembalikan hak dasar masyarakat.

Menurutnya, MK harus menjelma menjadi lembaga peradilan, ketatanegaraan, serta peradilan politik yang amanat terhadap kepentingan bangsa dan negara.

"Maka tentu harapan yang begitu besar adalah bagian dari tanggung jawab hakim MK secara menyeluruh. Dan tentu juga tidak bisa dilepaskan dari tanggung jawab pimpinan baik ketua dan wakil MK," paparnya.

Adapun Hakim Wahiduddin Adams berpendapat, MK harus mampu mandiri dan merdeka dalam memutus suatu perkara.

Kata dia, meski sembilan hakim diusulkan oleh masing-masing lembaga negara seperti Presiden, MA dan DPR. Tetapi dia meminta putusan hakim MK tetap bebas dari pengaruh dan intervensi pihak manapun.

"Tugas Ketua dan wakil selain mensinergikan berbagai program MK, tapi juga perekat dan juga bersama hakim lainnya dalam tugas-tugas pelaksanaan sebagai hukum konstitusi," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Survey Sentimen Publik...
Survey Sentimen Publik atas Putusan MK Soal Ambang Batas Presiden
Tanpa Proses Kocok Ulang,...
Tanpa Proses Kocok Ulang, Saldi Isra Kembali Jabat Hakim MK
Jelang Putusan Dugaan...
Jelang Putusan Dugaan Pelanggaran Etik Hakim MK, Begini Kondisi Terkini di Gedung Mahkamah Konstitusi
Akademisi Nilai MK Terancam...
Akademisi Nilai MK Terancam Jadi Lembaga Perusak Konstitusi
MK Tolak Gugatan Syarat...
MK Tolak Gugatan Syarat Usia Minimal Hakim Konstitusi 55 Tahun
Putusan MK Diharapkan...
Putusan MK Diharapkan Diterima Semua Pihak
Berita Terkini
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved