Industri Maritim

Rabu, 07 Januari 2015 - 10:11 WIB
Industri Maritim
Industri Maritim
A A A
Idealnya, dengan kekayaan yang melimpahruah, Indonesiaharus lebihmajudari negara-negaratetangga. Faktanya, hingga saat ini Indonesia masih berada di urutan 108 negara terkaya dari beberapa negara.

Inilah salah satu faktor yang membuat Indonesia belum mampu berdikari hingga saat ini. Dalam pengolahan SDA misalnya. Tidak bisa dimungkiri dalam mengolah SDA, Indonesia masih lemah. Hal ini disebabkan sumber daya manusia (SDM) yang melimpah, namun minim soft skill. Sebagai rakyat Indonesia yang menjunjung tinggi nilai kesatuan dan persatuan.

Diharapkan, dapat kita melek SDA. Artinya harus mampu menelaah beberapa peluang besar dengan kekayaan alam yang melimpah khususnya di daerah maritim. Pasalnya, sebagian besar rakyat Indonesia bekerja sebagai petani. Mereka memilih sebagai petani karena cara kerjanya mudah dan fleksibel.

Dengan kata lain, bertani sesuai musim. Ketika musim penghujan, mereka menanam padi dan sejenisnya, dan begitu pula sebaliknya. Tidak banyak yang mau melirik dan memperhatikan kekayaan alam bangsa Indonesia di daerah laut. Sebagian besar dari mereka lebih memfokuskan pekerjaan sebagai petani.

Setidaknya penduduk yang bermukim di daerah tersebut dapat menjadikan sebagai peluang untuk menambah penghasilan. Mereka dapat menjadikan laut plus pantai sebagai tempat pariwisata. Mirisnya, dari banyak pantai yang dimiliki bangsa Indonesia, hanya satu yang terdeteksi sebagai pusat pariwisata paling terkenal, yaitu Pantai Kuta Bali.

Seharusnya pantai-pantai yang lain dapat memberikan sumbangsih seperti Pantai Kuta. Pada dasarnya, semua pantai di Indonesia sama. Hanya, banyak yang tidak mengetahui peluang besar yang dihasilkan jika pantai itu dikelola dengan desain yang baik dan menarik. Kemungkinannya, jika rakyat Indonesia dapat memanfaatkan kekayaan daerah laut maka Indonesia akan memiliki banyak peluang untuk menjadi lebih maju.

Pasalnya, daerah laut atau pesisir diperkirakan akan memberikan penghasilan lebih besar daripada daerah darat. Hal ini dapat dilihat dari usaha Susi Pudjiastuti untuk terus mengoptimalkan daerah laut dengan berbagai penyuluhan yang telah dilakukan. Dengan memanfaatkan laut dan pantai, Indonesia diharapkan mampu mengibarkan sayapnya di tengahtengah pergolakan yang terjadi.

Oleh karena itu, sebagai warga negara Indonesia yang cinta tanah air harus ikut serta dalam membangun industri maritim menjadi lebih baik. Wallahu alam bi al-shawab.
(bbg)
Berita Terkait
Tiga Poros di Pilpres...
Tiga Poros di Pilpres 2024 Dinilai Rasional dan Memungkinkan
Mahasiswa Doktoral Unhan...
Mahasiswa Doktoral Unhan Sebut Pentingnya Pengembangan Pertahanan Maritim
Lokalisasi Terbesar...
Lokalisasi Terbesar di Pantura Timur Dirobohkan, Situasi Sempat Memanas
Capres Poros Ketiga...
Capres Poros Ketiga Pilpres 2024 Belum Terlihat
Soal Poros Partai Islam,...
Soal Poros Partai Islam, Inisiator Partai Ummat Bilang Begini
Poros Islam Ingin Usung...
Poros Islam Ingin Usung Capres-Cawapres di Pilpres 2024? PKB Jadi Penentu
Berita Terkini
MPLS Ramah dan Gernas...
MPLS Ramah dan Gernas Rana: Memulai Pendidikan dengan Rasa Aman, Bukan Rasa Takut
Febrie Ditetapkan Jadi...
Febrie Ditetapkan Jadi Tersangka Tanpa Diperiksa, Pakar: Bertentangan dengan Konstitusi dan Langgar HAM
Rakernas Perdana IKAL...
Rakernas Perdana IKAL Lemhannas Rumuskan Program Strategis Dukung Asta Cita Prabowo
Mantan Ketua KAMMI,...
Mantan Ketua KAMMI, BEM UI, hingga Korpus BEM SI Masuk Pengurus Gema Keadilan
Boyamin: Penetapan Tersangka...
Boyamin: Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah Tak Perlu Izin Presiden, Ini Aturannya
Kasus Febrie, Pakar...
Kasus Febrie, Pakar Minta Kejagung Waspada Upaya Mengaburkan Kepemilikan Uang dan Emas
Infografis
Industri Militer Rusia...
Industri Militer Rusia Kian Moncer, Setahun Produksi 1.500 Tank
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved