Bamsoet: Pembatasan PK Hendaknya Sesuai Tantangan Zaman

Senin, 05 Januari 2015 - 06:03 WIB
Bamsoet: Pembatasan...
Bamsoet: Pembatasan PK Hendaknya Sesuai Tantangan Zaman
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi III DPR Bambang Soesatyo menilai, kebijakan pembatasan pengajuan permohonan Peninjauan Kembali (PK) ini hendaknya sesuai dengan tantangan zaman guna menegakkan hukum di Indonesia.

Bukan semata-mata untuk mengintervensi lembaga hukum sekelas Mahkamah Agung (MA) yang seharusnya independen. "Tantangan rakyat Indonesia dewasa ini adalah dua extraordinary crime seperti korupsi dan narkotika," kata pria yang bisa disapa Bamsoet saat dihubungi wartawan, Minggu 4 Januari 2015.

Karena, lanjutnya, dua kejahatan ini memiliki daya rusak yang masif. Sehingga diperlukan kebijakan dan instrumen hukum yang ekstra tegas dan lugas, guna menimbulkan efek jera.

Bahkan, seharusnya kebijakan yang non kompromi terhadap dua jenis kejahatan ini. "Pembatasan PK menjadi cerminan sikap negara yang menolak berkompromi terhadap terpidana kasus korupsi dan narkotika," pungkasnya.

Sebelumnya, MA menerbitkan Surat Edaran MA (SEMA) Nomor 7/2014 tentang pengajuan PK hanya satu kali pada Kamis 1 Januari 2015. MA menegaskan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang membolehkan PK berkali-kali tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat.
(kri)
Berita Terkait
Anugerah Mahkamah Agung...
Anugerah Mahkamah Agung 2022, Apresiasi dalam Rangka Tingkatkan Pelayanan Keadilan
Kompilasi Rumusan Kamar...
Kompilasi Rumusan Kamar MA Hasilkan 24 Kaidah Hukum
Resmikan Command Center...
Resmikan Command Center Ditjen Badilum, Ketua MA Sampaikan Pesan Ini
Terpilih Jadi Wakil...
Terpilih Jadi Wakil Ketua MA, Hakim Agung Sunarto: Awasi dan Kritik Saya
Di Sidang Tahunan MA,...
Di Sidang Tahunan MA, Prabowo: Negara Tanpa Sistem Hukum, Negata Itu Gagal dan Tak Berguna Bagi Rakyat
Ketua MA Lantik 7 Hakim...
Ketua MA Lantik 7 Hakim Agung
Berita Terkini
PDIP Dorong Program...
PDIP Dorong Program MBG Beralih ke Dapur Berbasis Sekolah
Ogah Tanggapi Laporan...
Ogah Tanggapi Laporan Roy Suryo, Rismon: Saya Fokus Bikin Buku Gibran
Indonesia Kompeten 2045,...
Indonesia Kompeten 2045, Wamenaker Dorong Kampus Perkuat Sertifikasi Kompetensi
Kecewa JPU Tolak Pledoi,...
Kecewa JPU Tolak Pledoi, Nadiem Makarim: Fakta Persidangan Diabaikan
Wamenkum Ungkap Alasan...
Wamenkum Ungkap Alasan Usia Pensiun Kapolri Bisa Diperpanjang
Prabowo Terima Surat...
Prabowo Terima Surat Kepercayaan 9 Duta Besar Negara Sahabat
Infografis
Penuh Tantangan, Beban...
Penuh Tantangan, Beban Kelas Menengah Kian Berat di 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved