Resmikan Command Center Ditjen Badilum, Ketua MA Sampaikan Pesan Ini
Rabu, 07 April 2021 - 22:24 WIB
loading...
Ketua Mahkamah Agung (MA) Muhammad Syarifuddin. Foto/Humas MA
A
A
A
JAKARTA - Ketua Mahkamah Agung (MA) Syarifuddin hari ini meresmikanCommand Center Ditjen Badilum di Jakarta. Peresmian Command Center itu didahuluipenyerahan sertifikat akreditasi penjaminan mutu kepada 56 pengadilan negeriyang memperoleh nilai A (Excellent).
Selain itu, dilakukan pula peluncuran beberapa aplikasi berupa inovasi serta pemberian penghargaan kepada pengadilan negeri yang keberhasilan mediasinya berada pada peringkat 1 sampai dengan 3, dan juga memberikan penghargaan kepada peringkat 1 sampai dengan 3 hakim mediator yang paling banyak berhasil dalam melakukan mediasi.
Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum (Dirjen Badilum) Prim Haryadi mengatakan bahwa penyerahan sertifikat akreditasi ini jangan hanya tampilan fisik pengadilan tetapi lebih kepada perubahan mindset aparatur pengadilan.
Baca juga: Terdakwa Politik Uang Pilkada Tangsel Ajukan PK ke Mahkamah Agung
Prim menambahkan, akreditasi adalah program berkelanjutan yang dievaluasi secara teratur, dan Ditjen Badilum tidak segan-segan menurunkan nilai akreditasi Satker apabila hasil surveilan menunjukkan penurunan.
Karena itu, diharapkan seluruh pengadilan yang hari ini menerima sertifikat akreditasi tidak berpuas diri. "Saya mengucapkan selamat kepada semua pengadilan yang hari ini menerima sertifikat akreditasi," ujarnya di Jakarta Pusat, Rabu (7/4/2021).
Selain itu, dilakukan pula peluncuran beberapa aplikasi berupa inovasi serta pemberian penghargaan kepada pengadilan negeri yang keberhasilan mediasinya berada pada peringkat 1 sampai dengan 3, dan juga memberikan penghargaan kepada peringkat 1 sampai dengan 3 hakim mediator yang paling banyak berhasil dalam melakukan mediasi.
Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum (Dirjen Badilum) Prim Haryadi mengatakan bahwa penyerahan sertifikat akreditasi ini jangan hanya tampilan fisik pengadilan tetapi lebih kepada perubahan mindset aparatur pengadilan.
Baca juga: Terdakwa Politik Uang Pilkada Tangsel Ajukan PK ke Mahkamah Agung
Prim menambahkan, akreditasi adalah program berkelanjutan yang dievaluasi secara teratur, dan Ditjen Badilum tidak segan-segan menurunkan nilai akreditasi Satker apabila hasil surveilan menunjukkan penurunan.
Karena itu, diharapkan seluruh pengadilan yang hari ini menerima sertifikat akreditasi tidak berpuas diri. "Saya mengucapkan selamat kepada semua pengadilan yang hari ini menerima sertifikat akreditasi," ujarnya di Jakarta Pusat, Rabu (7/4/2021).
Lihat Juga :