Calon Hakim Konstitusi Ini Tak Sepakat Hukuman Mati

Selasa, 30 Desember 2014 - 10:58 WIB
Calon Hakim Konstitusi...
Calon Hakim Konstitusi Ini Tak Sepakat Hukuman Mati
A A A
JAKARTA - Calon hakim konstitusi Imam Anshori Saleh tak sepakat bila hukuman mati diterapkan di Indonesia.

Hal demikian diungkapkannya saat menjalani tes wawancara tahap kedua pada hari ini. Wakil Ketua Komisi Yudisial (KY) itu mengaku ragu hukuman mati bisa memberi efek positif.

"Saya secara pribadi tidak setuju (hukuman mati)," kata Imam di ruang serbaguna Gedung III Kementerian Sekretaris Negara (Kemensetneg), Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (30/12/204).

"Karena itu hanya menjadi beban dan tidak bisa mengembalikan untuk diperbaiki. Bagaimana mungkin mengembalikan nyawa," imbuhnya.

Pernyataan Imam itu menjawab pertanyaan budayawan Franz Magnis Suseno, yang hadir sebagai tamu penyeleksi dalam tes wawancara tahap kedua itu.

Sekadar diketahui, hari ini para calon hakim konstitusi menjalani tes wawancara tahap II. Mereka yang menjalani tes wawancara tahap kedua adalah mereka yang lulus seleksi wawancara tahap pertama.

Yakni, I Dewa Gede Palguna, Dosen FH Universitas Udayana yang juga pernah menjadi hakim konstitusi periode 2003-2008, Komisioner Komisi Yudisial Imam Anshori Saleh.

Dosen FH Universitas Andalas Yuliandri, Dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta Aidul Fitriaciada Azhari dan Dosen FH Universitas Padjajaran Indra Perwira.

Adapun pewawancara adalah para pansel calom hakim konstitusi, yakni Saldi Isra, Refly Harun, Harjono, Todung Mulya Lubis, Maruarar Siahaan, Widodo Ekatjahjana dan Satya Arinanto.

Selain itu, hadir pula Wakil Menteri Agama Nasaruddin Umar dan budayawan Franz Magnis Suseno selaku tamu penyeleksi.
(maf)
Berita Terkait
Survey Sentimen Publik...
Survey Sentimen Publik atas Putusan MK Soal Ambang Batas Presiden
Tanpa Proses Kocok Ulang,...
Tanpa Proses Kocok Ulang, Saldi Isra Kembali Jabat Hakim MK
Jelang Putusan Dugaan...
Jelang Putusan Dugaan Pelanggaran Etik Hakim MK, Begini Kondisi Terkini di Gedung Mahkamah Konstitusi
Akademisi Nilai MK Terancam...
Akademisi Nilai MK Terancam Jadi Lembaga Perusak Konstitusi
MK Tolak Gugatan Syarat...
MK Tolak Gugatan Syarat Usia Minimal Hakim Konstitusi 55 Tahun
Putusan MK Diharapkan...
Putusan MK Diharapkan Diterima Semua Pihak
Berita Terkini
GenIUS Expo 2026 Dorong...
GenIUS Expo 2026 Dorong Siswa Kembangkan Potensi Diri melalui Karya dan Inovasi
Kapolri: ASN Sipil Duduki...
Kapolri: ASN Sipil Duduki Jabatan di Polri Akan Diatur lewat PP atau Perpres
Kapolri Diminta Segera...
Kapolri Diminta Segera Lantik Kapolda Jabar, Kalbar, dan Sumbar
Tuduhan ke AHY terkait...
Tuduhan ke AHY terkait SPPG Dinilai Tak Proporsional, Pengamat: Publik Harus Rasional
Kolaborasi Generasi...
Kolaborasi Generasi Muda Jadi Penggerak Perubahan Lingkungan
KPK: OTT di BPK Terkait...
KPK: OTT di BPK Terkait Temuan Pengadaan Smart TV di Muara Enim
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved