Mendagri: Tak Ada Alasan DPR Tolak Perppu Pilkada Bikinan SBY

Rabu, 10 Desember 2014 - 19:45 WIB
Mendagri: Tak Ada Alasan...
Mendagri: Tak Ada Alasan DPR Tolak Perppu Pilkada Bikinan SBY
A A A
YOGYAKARTA - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyebut nama mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat ditanya perihal Perpu Pilkada. Tjahjo merasa yakin legislatif akan menerima Perpu Pilkada yang dikeluarkan eks Presiden SBY sebelum lengser pada awal Oktober lalu.

"Pemerintah optimistis, termasuk Presiden Jokowi, bahwa DPR akan mendukung Perppu yang dikeluarkan oleh Pak SBY," kata Tjahjo usai bertemu Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X di Kepatihan, Yogyakarta, Rabu (9/12/2014).

Tjahjo mengaku tidak ada alasan untuk menolak Perppu Pilkada tersebut karena itu aspirasi masyarakat. Anggota DPR, kata dia, juga merupakan bagian dari masyarakat yang sepantasnya menerima Perppu Pilkada yang dikeluarkan SBY saat menjabat Presiden.

"Saya juga yakin, teman-teman di DPR tidak akan mempermalukan Pak SBY, sehingga Perppu jalan. Karena Perppu itu aspirasi masyarakat," jelasnya.

Setelah Perppu tersebut diterima, kata Tjahjo, pihaknya akan membahas dengan KPU dan Kemenkumham mengenai teknis pelaksanaannya.

Sebagaimana diketahui, mantan Presiden SBY menerbitkan dua perpu pada awal Oktober lalu. Perpu Nomor 1 Tahun 2014 berisi aturan mengenai pelaksanaan pemilihan kepala daerah oleh rakyat dan mencabut kepastian hukum UU Nomor 22 tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota atau UU Pilkada yang mengatur mekanisme pilkada melalui DPRD.

Sedangkan Perppu Nomor 2 Tahun 2014 berisi aturan mengenai yang mencabut ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Isinya antara lain mencabut kewenangan DPRD dalam memilih kepala daerah.
(hyk)
Berita Terkait
Perludem Sebut Kerangka...
Perludem Sebut Kerangka Hukum Pilkada 2024 Potensi Bermasalah
PKB Tolak Revisi UU...
PKB Tolak Revisi UU Pilkada karena Belum Dijalankan 100 Persen
Pernah Ngotot Gelar...
Pernah Ngotot Gelar Pilkada 2020, Pemerintah Dinilai Amnesia Tolak Revisi UU Pemilu
Demonstrasi Tolak Revisi...
Demonstrasi Tolak Revisi UU Pilkada di Malang Ricuh, 2 Polisi dan 3 Jurnalis Terluka
DPR Bakal Sahkan Revisi...
DPR Bakal Sahkan Revisi UU Pilkada Jadi UU Hari Ini
Aksi Ratusan Mahasiswa...
Aksi Ratusan Mahasiswa Tolak Revisi UU Pilkada di Palembang
Berita Terkini
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved