SBY Ngaku Jokowi yang Duluan Ajak Bicara Perppu
Rabu, 10 Desember 2014 - 15:29 WIB
SBY Ngaku Jokowi yang Duluan Ajak Bicara Perppu
A
A
A
JAKARTA - Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu di Istana Merdeka, Jakarta pada Senin 8 Desember lalu.
Dalam pertemuan SBY-Jokowi, keduanya sempat membahas soal Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang tentang Pemilihan Kepala Daerah (Perppu Pilkada). (Baca: SBY Akui Cocok 100% dengan Jokowi)
Lalu siapa kali pertama memulai untuk membicarakan soal perppu?
"Dalam pembicaraan yang berlangsung baik kemarin, Pak Jokowi mengangkat isu Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang tentang Pilkada langsung, meminta pandangan saya," ujar SBY usai menyampaikan kuliah umum di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (10/12/2014).
Kepada Jokowi, SBY yang juga Ketua Umum DPP Partai Demokrat itu memiliki tanggung jawab untuk memperjuangkan Perppu Pilkada bisa diterima DPR.
Menurut dia, perppu itu dikeluarkan SBY pada saat dirinya menjadi presiden. SBY berharap niatnya menggolkan Perppu Pilkada didukung oleh partai politik.
"Sikap saya jelas, tegas dan terang. Saya pribadi serta kekuatan politik yang saya miliki, akan berjuang habis untuk (menggolkan) itu," tuturnya.
Dalam pertemuan SBY-Jokowi, keduanya sempat membahas soal Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang tentang Pemilihan Kepala Daerah (Perppu Pilkada). (Baca: SBY Akui Cocok 100% dengan Jokowi)
Lalu siapa kali pertama memulai untuk membicarakan soal perppu?
"Dalam pembicaraan yang berlangsung baik kemarin, Pak Jokowi mengangkat isu Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang tentang Pilkada langsung, meminta pandangan saya," ujar SBY usai menyampaikan kuliah umum di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (10/12/2014).
Kepada Jokowi, SBY yang juga Ketua Umum DPP Partai Demokrat itu memiliki tanggung jawab untuk memperjuangkan Perppu Pilkada bisa diterima DPR.
Menurut dia, perppu itu dikeluarkan SBY pada saat dirinya menjadi presiden. SBY berharap niatnya menggolkan Perppu Pilkada didukung oleh partai politik.
"Sikap saya jelas, tegas dan terang. Saya pribadi serta kekuatan politik yang saya miliki, akan berjuang habis untuk (menggolkan) itu," tuturnya.
(dam)