Usai Ricuh, Polisi Masih Siaga di DPP PPP
Selasa, 02 Desember 2014 - 21:31 WIB
Usai Ricuh, Polisi Masih Siaga di DPP PPP
A
A
A
JAKARTA - Setelah terjadi kericuhan di depan gedung Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Jalan Diponegoro Jakarta Pusat antara kubu Romahurmuzy dengan Djan Faridz pada pukul 13.00 WIB tadi, kepolisian terlihat masih berjaga di lokasi
Wakapolres Jakarta Pusat Umar Surya Fana menuturkan, pihaknya tidak akan berpihak dalam kejadian ini dan akan menyiagakan anggotanya selama 24 jam.
"Kita tidak memihak siapa-siapa karena ini adalah masalah politik, kita meminta maaf kepada masyarakat yang terganggu atas kejadian ini dan kita sudah menempatkan petugas lalu lintas di beberapa titik di kawasan jalan Diponegoro agar lalu lintas lancar dan kembali normal, untuk petugas kami siagakan 24 jam," kata Umar kepada wartawan, Selasa (2/12/2014).
Saat ini di depan DPP PPP sudah berlangsung normal dan kondusif pasca kericuhan tersebut. Terpantau, hanya dari kubu Djan Faridz yang masih berjaga di dalam kantor DPP. Sementara pihak kepolisian berjaga-jaga di luar.
"Pimpinan yang ada di dalam cuma Haji Lulung, lagi rapat masalah yang tadi. Tapi untuk sekarang belum bisa diwawancarai," ujar salah satu anggota dari satgas Angkatan Muda Kabah (AMK) kepada wartawan.
Wakapolres Jakarta Pusat Umar Surya Fana menuturkan, pihaknya tidak akan berpihak dalam kejadian ini dan akan menyiagakan anggotanya selama 24 jam.
"Kita tidak memihak siapa-siapa karena ini adalah masalah politik, kita meminta maaf kepada masyarakat yang terganggu atas kejadian ini dan kita sudah menempatkan petugas lalu lintas di beberapa titik di kawasan jalan Diponegoro agar lalu lintas lancar dan kembali normal, untuk petugas kami siagakan 24 jam," kata Umar kepada wartawan, Selasa (2/12/2014).
Saat ini di depan DPP PPP sudah berlangsung normal dan kondusif pasca kericuhan tersebut. Terpantau, hanya dari kubu Djan Faridz yang masih berjaga di dalam kantor DPP. Sementara pihak kepolisian berjaga-jaga di luar.
"Pimpinan yang ada di dalam cuma Haji Lulung, lagi rapat masalah yang tadi. Tapi untuk sekarang belum bisa diwawancarai," ujar salah satu anggota dari satgas Angkatan Muda Kabah (AMK) kepada wartawan.
(dam)