Pemerintah Dinilai Tergesa-gesa Naikkan Harga BBM
Selasa, 18 November 2014 - 17:29 WIB
Pemerintah Dinilai Tergesa-gesa Naikkan Harga BBM
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) dinilai tergesa-gesa dalam menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM).
Sikap pemerintah itu membuat heran Fraksi Partai Gerindra. "Kita (Fraksi Partai Gerindra) akan gunakan hak bertanya, dan pemerintah harus menjelaskan secara jelas perihak kebijakan kenaikan BBM itu," kata Anggota Fraksi Partai Gerindra, Riza Patria di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (18/11/2014).
Menurut Riza, langkah pemerintah menaikkan harga BBM tidak tepat. Pasalnya, lanjut dia, harga minyak dunia sedang turun. Beberapa negara seperti Amerika Serikat (AS), China, bahkan Malaysia juga sedang menurunkan harga BBM.
Menurut dia, kebijakan itu menunjukkan pemerintah tidak prihatin terhadap kondisi rakyat.
Sebab kenaikan BBM juga akan diikuti oleh kenaikan harga kebutuhan pokok.
"Padahal menaikkan harga BBM itu punya dampak multi effect seperti kenaikan harga sembako," katanya.
Sikap pemerintah itu membuat heran Fraksi Partai Gerindra. "Kita (Fraksi Partai Gerindra) akan gunakan hak bertanya, dan pemerintah harus menjelaskan secara jelas perihak kebijakan kenaikan BBM itu," kata Anggota Fraksi Partai Gerindra, Riza Patria di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (18/11/2014).
Menurut Riza, langkah pemerintah menaikkan harga BBM tidak tepat. Pasalnya, lanjut dia, harga minyak dunia sedang turun. Beberapa negara seperti Amerika Serikat (AS), China, bahkan Malaysia juga sedang menurunkan harga BBM.
Menurut dia, kebijakan itu menunjukkan pemerintah tidak prihatin terhadap kondisi rakyat.
Sebab kenaikan BBM juga akan diikuti oleh kenaikan harga kebutuhan pokok.
"Padahal menaikkan harga BBM itu punya dampak multi effect seperti kenaikan harga sembako," katanya.
(dam)