Tiga Tantangan Besar Pemerintahan Jokowi-JK

Selasa, 28 Oktober 2014 - 16:13 WIB
Tiga Tantangan Besar...
Tiga Tantangan Besar Pemerintahan Jokowi-JK
A A A
Indonesia baru saja melaksanakan pesta demokrasi dalam agenda pemilihan umum presiden dan wakil presiden.

Setelah melalui drama politik yang cukup panjang, Mahkamah Konstitusi (MK) secara sah menetapkan Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai presiden dan wakil presiden terpilih periode 2014-2019. Akhirnya sebagai konklusi dari perta politik itu Jokowi-JK sudah melantik jajaran kabinetnya yang diberi nama Kabinet Kerja kemarin. Kabinet Kerja sedari awal masa kerjanya sudah dihadapkan pada pada berbagai persoalan yang merupakan warisan dari pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono.

Selain itu, Pemerintahan Jokowi-JK ke depan diperkirakan mendapat banyak tantangan dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengingat sebagian besar kursi panas telah dikuasai Koalisi Merah Putih (KMP). Selain kubu oposisi yang telah menasbihkan dirinya, tentu akan ada beberapa kelompok kepentingan atau kelompok lainnya yang akan berseberangan.

Sejumlah tantangan tersebut dapat penulis bagi tiga kelompok. Pertama, tantangan internal. Partai Indonesia Demokrasi Perjuangan (PDIP) dan beberapa partai politik yang mengusung Jokowi-JK serta para relawan yang jumlahnya terdiri atas akademisi, aktivis mahasiswa, purnawirawan TNI/Polri, ormas, buruh, LSM, dan sebagainya. Semua merasa berjasa mengantarkan Jokowi-JK menjadi pemenang dalam Pilpres 9 Juli 2014.

Komunikasi politik merupakan elemen penting yang harus dibangun Jokowi- JK. Bisa saja Jokowi-JK tersandera koalisinya sendiri. Kedua, tantangan eksternal. Rakyat yang pro dan kontra terhadap Jokowi-JK sangat tinggi ekspektasinya terhadap pemerintahan yang baru. Mereka menunggu realisasi dari semua janji presiden dan wakil presiden terpilih yang disampaikan saat kampanye.

KMP yang kalah mendaulat Prabowo-Hatta menjadi presiden dan wakil presiden juga berhasil menguasai parlemen. Semakin berat tantangan pemimpin baru. Kemampuan pemerintahan dalam memobilisasi dukungan masyarakat dianggap akan memenangkan pertarungan politik pemerintahan ke depan.

Karena itu, pemerintahan baru harus mampu mengonsolidasikan dukungan masyarakat agar muncul opini publik untuk mendukung kebijakannya. Ketiga, tantangan pembangunan. Ini salah satu tugas berat yang dihadapi Jokowi-JK. Selama 10 tahun pemerintahan Presiden SBY banyak problematika yang urung rampung, khususnya di sektor perekonomian.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan, lebih dari 70 juta masyarakat Indonesia masih mengalami kemiskinan. Masih banyak tantangan lain yang harus dihadapi pemerintahan Jokowi-JK seperti ancaman pluralisme yang kini muncul berbagai gerakan radikal cenderung antipati terhadap keislaman dan keindonesiaan, korupsi merajalela, hingga kontroversi subsidi BBM yang belum ada jalan keluarnya.

Terlepas dari itu semua, kita sebagai rakyat yang patuh pada demokrasi seharusnya berpartisipasi aktif dalam menyukseskan program pemerintahan Jokowi-JK yang berpihak pada rakyat serta mengkritisi jika pemerintahan berjalan tak sesuai koridor.

GHOFFAR ALBAB MAARIF
Mahasiswa Teknik Industri ITS,
Kepala Departemen PSDI MSI Ulul Ilmi Teknik Industri ITS
ITS Surabaya
(ars)
Berita Terkait
Tiga Poros di Pilpres...
Tiga Poros di Pilpres 2024 Dinilai Rasional dan Memungkinkan
Mahasiswa Doktoral Unhan...
Mahasiswa Doktoral Unhan Sebut Pentingnya Pengembangan Pertahanan Maritim
Lokalisasi Terbesar...
Lokalisasi Terbesar di Pantura Timur Dirobohkan, Situasi Sempat Memanas
Capres Poros Ketiga...
Capres Poros Ketiga Pilpres 2024 Belum Terlihat
Soal Poros Partai Islam,...
Soal Poros Partai Islam, Inisiator Partai Ummat Bilang Begini
Poros Islam Ingin Usung...
Poros Islam Ingin Usung Capres-Cawapres di Pilpres 2024? PKB Jadi Penentu
Berita Terkini
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Momen Besar yang Guncang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved