Putusan Majelis PPP: Muktamar Kubu Romi Tidak Sah

Rabu, 15 Oktober 2014 - 21:21 WIB
Putusan Majelis PPP:...
Putusan Majelis PPP: Muktamar Kubu Romi Tidak Sah
A A A
JAKARTA - Pimpinan Majelis Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menggelar rapat konsultasi menindaklanjuti putusan mahkamah partai nomor 49/PIP/MP-DPP PPP/2014.

Dalam siaran pers yang diterima wartawan, rapat konsultasi ini dihadiri oleh Majelis Syariah, Majelis Pertimbangan dan Majelis Pakar PPP, Rabu (15/10/2014).

Rapat yang diikuti Ketua Majelis Syariah KH Maimun Zubair (Mbah Moen) memutuskan, muktamar yang diselenggarakan Romahurmuziy (Romi) maupun Suryadharma Ali (SDA) tidak sah karena keduanya masih terlibat konflik.

Nantinya, Muktamar VIII yang rencananya digelar sebelum tanggal 20 Oktober 2014 akan dibantu Majelis Syariah, Majelis Pertimbangan, Majelis Pakar dan Mahkamah Partai untuk membentuk kepanitiaan muktamar bersama.

Kegiatan ini dilakukan juga sebagai momentum untuk islah dari konflik internal yang melanda partai berlogo Kakbah tersebut

Berikut hasil rapat konsultasi:

1. Semua pihak harus menaati dan mematuhi putusan mahkamah partai, karena sifatnya final dan mengikat.

2. Pimpinan majelis bersepakat untuk terus berupaya semaksimal mungkin dilakukannya islah antara kedua belas pihak yang berselisih.

3. Muktamar VIII yang akan dilaksanakan merupakan muktamar islah yang mencerminkan semangat persatuan, persaudaraan (ukhuwah) dan semangat untuk mengedepankan keutuhan dan keselamatan partai diatas kepentingan lainnya.

4. Semua jajaran pimpinan partai khususnya pihak-pihak yang tidak terlibat dalam konflik harus bertanggung jawab dan menjadi mediator untuk menyelamatkan partai.

5. Majelis syariah, majelis pertimbangan, majelis pakar dan mahkamah partai akan terus mengawal dan membantu terbentuknya kepanitiaan muktamar bersama.

6. Muktamar VIII sebaiknya diselenggarakan sebelum pada tanggal 20 Oktober 2014.
(maf)
Berita Terkait
Dian Prasetio Dipercaya...
Dian Prasetio Dipercaya DPP PPP untuk Rangkul UMKM, Petani, dan Nelayan
PPP Bertekad Jadikan...
PPP Bertekad Jadikan Kader sebagai Wapres Seperti Hamzah Haz, Pengamat: Harus Punya Tokoh Hebat
Selamatkan PPP, FKPP...
Selamatkan PPP, FKPP Desak DPP Tindak Tegas Kader Pemecah Belah Partai
Jelang Muktamar, PPP...
Jelang Muktamar, PPP Buka Peluang Munculnya Figur Baru
7 Fraksi PPP di Parlemen...
7 Fraksi PPP di Parlemen se-Sulsel Dapat Hak Suara di Muktamar IX
Nama RTQ Tak Masuk Struktur...
Nama RTQ Tak Masuk Struktur Pimpinan Usulan Formatur DPC PPP Makassar
Berita Terkini
Nihayatul Wafiroh: Pakta...
Nihayatul Wafiroh: Pakta Integritas Bukti Keseriusan Perempuan Bangsa Besarkan PKB
Rekam Jejak Komjen Karyoto,...
Rekam Jejak Komjen Karyoto, dari Pemberantasan Korupsi hingga Jaga Stabilitas Keamanan Nasional
Mutasi Kejagung, Dirdik...
Mutasi Kejagung, Dirdik Jampidsus hingga Dirdik III Jamintel Diganti
Mendagri Harapkan Lulusan...
Mendagri Harapkan Lulusan IPDN Jadi Agen Perubahan ASN
Mendagri Tito: Pelibatan...
Mendagri Tito: Pelibatan Sektor Swasta Akan Optimalkan Realisasi Program Perumahan Rakyat
KPK Tahan 3 Tersangka...
KPK Tahan 3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jawa Timur
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved