Demokrat Gelar Rapat Internal Pilih Pemimpin MPR
Selasa, 07 Oktober 2014 - 12:20 WIB
Demokrat Gelar Rapat Internal Pilih Pemimpin MPR
A
A
A
JAKARTA - Fraksi Partai Demokrat menggelar rapat internal membahas persiapan menjelang paripurna pemilihan Pemimpin MPR.
Juru Bicara Demokrat Ruhut Sitompul menyatakan, salah satu yang dibahas dalam rapat tersebut yakni mengenai tata tertib (tatib) persidangan.
"Ah apalah arti sebuah nama. Kita tunggu nanti persidangan, tenang saja. Kita ikuti nanti perkembangan, mengalir saja," kata Ruhut di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (7/10/2014).
Menurut Ruhut, dalam pembahasan di internal Demokrat, salah satu yang disinggung soal perilaku anggota dewan agar menghormati pimpinan sidang.
Demokrat meminta tak ada satupun anggota dewan yang maju ke meja pimpinan. "Tata tertib kita hormati, adapun nanti terjadi keramaian jangan ada satupun (anggota dewan) naik ke atas, tetap dibangkunya masing-masing," ujarnya.
Menurut Ruhut, Demokrat akan mengikuti mekanisme sidang yang bakal diputuskan bersama. Menurutnya, jika sidang paripurna pemilihan pimpinan MPR menggunakan sistem voting sekalipun, pihaknya siap menerima.
"Oh iya termasuk itu (voting). Apapaun yang terjadi, yang jelas kita siap kalah dan siap menang," ucapnya.
Ruhut menambahkan, meski masih merahasiakan calon yang bakal diusung Demokrat menjadi pimpinan MPR, tetapi saat disodorkan nama yang santer disebut seperti Syarif Hasan, Nurhayati Ali Assegaf, EE Mangindaan, Ruhut mengaku nama-nama tersebut tak masuk dalam pembahasan rapat internal Demokrat.
"Oh enggak. Yang jelas bukan nama itu. Aku enggak dengar. Tapi kayaknya bukan itu (mereka)," katanya.
Juru Bicara Demokrat Ruhut Sitompul menyatakan, salah satu yang dibahas dalam rapat tersebut yakni mengenai tata tertib (tatib) persidangan.
"Ah apalah arti sebuah nama. Kita tunggu nanti persidangan, tenang saja. Kita ikuti nanti perkembangan, mengalir saja," kata Ruhut di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (7/10/2014).
Menurut Ruhut, dalam pembahasan di internal Demokrat, salah satu yang disinggung soal perilaku anggota dewan agar menghormati pimpinan sidang.
Demokrat meminta tak ada satupun anggota dewan yang maju ke meja pimpinan. "Tata tertib kita hormati, adapun nanti terjadi keramaian jangan ada satupun (anggota dewan) naik ke atas, tetap dibangkunya masing-masing," ujarnya.
Menurut Ruhut, Demokrat akan mengikuti mekanisme sidang yang bakal diputuskan bersama. Menurutnya, jika sidang paripurna pemilihan pimpinan MPR menggunakan sistem voting sekalipun, pihaknya siap menerima.
"Oh iya termasuk itu (voting). Apapaun yang terjadi, yang jelas kita siap kalah dan siap menang," ucapnya.
Ruhut menambahkan, meski masih merahasiakan calon yang bakal diusung Demokrat menjadi pimpinan MPR, tetapi saat disodorkan nama yang santer disebut seperti Syarif Hasan, Nurhayati Ali Assegaf, EE Mangindaan, Ruhut mengaku nama-nama tersebut tak masuk dalam pembahasan rapat internal Demokrat.
"Oh enggak. Yang jelas bukan nama itu. Aku enggak dengar. Tapi kayaknya bukan itu (mereka)," katanya.
(maf)